Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus), berkomitmen untuk menjamin keamanan pangan dengan melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi DKI Jakarta.
"Jakarta itu bukan hanya berkewajiban mempunyai stok ketersediaan untuk kebutuhan masyarakat, sekarang kita tingkatkan lagi ketersediaan itu dalam keadaan aman," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, untuk menjamin keamanan pangan, pihaknya melakukan penandatanganan kesepakatan bersama BBPOM Provinsi DKI Jakarta.
Ia menjelaskan bahwa keamanan pangan harus dilakukan secara bersama, terutama instansi yang membidangi masalah pengawasan keamanan pangan untuk warga Jakarta.
"Kita awali dengan penandatanganan komitmen bersama dalam mewujudkan pangan aman untuk Jakarta Pusat. Ini diperlukan sinergi antara Pemerintah Pusat, Daerah serta pelaku usaha dalam penerapan keamanan pangan," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa di Jakarta saat ini yang diamankan bukan hanya stok atau ketersediaan pangan, namun keamanan pangan itu juga menjadi kebutuhan mendasar.
Menurut Arifin, untuk mencapai tujuan pelaksanaan program ini harus menggugah masing-masing komunitas desa atau kelurahan, pasar hingga sekolah agar dapat berdaya, berpartisipasi juga mandiri dalam pembinaan pengawasan pangan.
"Kerja sama dengan BBPOM DKI Jakarta, suku dinas terkait, ada juga UMKM, ketahanan pangan serta PD Pasar Jaya dan lain sebagainya untuk memastikan semua pangan yang di konsumsi masyarakat dalam keadaan aman," katanya.
Sementara itu, Kepala BBPOM DKI Jakarta Sofiyani Chandrawati Anwar menyatakan bahwa setelah kerja sama ini, nantinya akan dibentuk kader dalam pengawasan makanan yang ada di lapangan serta apa saja langkah-langkah terkait tempat-tempat yang menjualnya.
"Ini merupakan bentuk intervensi, nantinya akan dibentuk kader-kader setiap kelurahan, sekolah-sekolah juga pasar. Jadi, karena berbasis komunitas kita memanfaatkan itu seperti PKK dan lain sebagainya, kita juga nanti akan melakukan bimtek (bimbingan teknis) untuk para kader," kata dia menambahkan.
Baca juga: Sudin KPKP pastikan produk pangan hewan di Jakut layak konsumsi
Baca juga: Jaksel pastikan keamanan pangan di pasar modern jelang Lebaran
Baca juga: BPOM: Waspadai boraks hingga Rhodamin B pada pangan di pasaran
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































