Menteri PPN: MBG pacu ekonomi sirkular untuk pembangunan berkelanjutan

2 months ago 16
Ketika kita membangun makanan bergizi, upayakan dari ekosistem lokal dari makanan wilayah sekitar kita, di mana MBG dibangun

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat memacu ekonomi sirkular untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

"MBG merupakan bagian dari 17 SDGs, dan salah satu program SDGs adalah menghapuskan kelaparan. Ketika kita membangun makanan bergizi, upayakan dari ekosistem lokal dari makanan wilayah sekitar kita, di mana MBG dibangun. Yang kedua, upayakan jangan ada sisa atau no food waste, dan ketiga, meningkatkan peran masyarakat sekitar," kata Rachmat Pambudy di Jakarta, Rabu.

Rachmat menjelaskan pembangunan berkelanjutan artinya mewujudkan masyarakat yang sehat dan mendapatkan pendidikan layak, sehingga kualitas hidup mereka dapat meningkat.

Baca juga: BPS: Implementasi program MBG topang kinerja ekonomi triwulan III

"Jadi program pemerintah Indonesia saat ini yang utama adalah tidak boleh ada yang kelaparan, sebisanya tidak boleh ada orang sakit, dan tidak boleh ada orang yang tidak mendapat layanan pendidikan. Oleh karena itu kegiatan pemerintah berupaya untuk menghapus kelaparan, mencerdaskan bangsa, dan menyehatkan masyarakat," paparnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjalankan Program MBG diiringi dengan program-program kesehatan dan pendidikan, agar tujuan besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dapat tercapai.

Baca juga: BGN-BPS kerja sama ukur keberhasilan MBG terhadap pertumbuhan ekonomi

"Makanan bergizi, pendidikan, dan kesehatan, harus bersama-sama dijalankan, karena itu kebutuhan dasar manusia yang harus tercukupi, dan itu akan menjadi program dasar kita selamanya," tutur Rachmat Pambudy.

Ia juga menegaskan keseimbangan asupan gizi baik secara fisik maupun psikis sangat penting.

"Tell me what you eat, and then I'll tell you who you are (apa yang kita makan menentukan siapa diri kita). Jadi kalau ada anak kita yang stunting, ada saudara kita yang tinggi-besar, tetapi ada saudara kita yang gagal tumbuh, itu karena apa yang dimakan. Makanan fisik yang masuk lewat mulut, makanan rohani yang kita dapatkan melalui pikiran kita, itu harus seimbang," ucap Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Baca juga: Wamentan: Program MBG tingkatkan gizi anak dan gerakkan ekonomi desa

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |