Mendikdasmen: Paskibra Hardiknas cermin semangat pendidikan nasional

5 hours ago 3
Melihat anak-anak dari berbagai daerah berkumpul di sini adalah gambaran nyata semangat Indonesia. Mereka datang dengan latar belakang yang berbeda, tetapi dipersatukan oleh cita-cita yang sama, yaitu belajar, berkembang, dan memberikan yang terbaik

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan barisan Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) pada upacara peringatan Hardiknas merupakan cermin semangat pendidikan nasional yang membuka kesempatan bagi seluruh anak-anak Indonesia tanpa terkecuali.

Pasalnya, sejumlah murid yang mengikuti latihan Paskibra merupakan penerima Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) yang memberikan kesempatan bagi peserta didik lulusan SMP/MTs sederajat dari Papua, daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), dan anak pekerja migran (Repatriasi) untuk memperoleh akses pendidikan menengah yang lebih luas dan berkualitas.

“Melihat anak-anak dari berbagai daerah berkumpul di sini adalah gambaran nyata semangat Indonesia. Mereka datang dengan latar belakang yang berbeda, tetapi dipersatukan oleh cita-cita yang sama, yaitu belajar, berkembang, dan memberikan yang terbaik untuk bangsa,” ujar Mendikdasmen Mu'ti dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Minggu.

Pada kesempatan itu, ia menyapa para murid satu per satu, berbincang ringan, sekaligus memberi semangat kepada mereka yang telah menjalani proses seleksi dan latihan selama beberapa hari terakhir.

“Di balik latihan Paskibra ini ada mimpi-mimpi besar anak Indonesia. Ada semangat untuk maju, ada harapan dari keluarga dan daerah asal mereka. Tugas kita bersama memastikan pendidikan yang bermutu bisa dirasakan seluruh anak Indonesia, di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Barisan pelajar dari berbagai daerah itu membawa cerita, perjuangan, dan harapan dari daerah masing-masing, mulai dari Papua, Mentawai, hingga anak-anak Indonesia yang sebelumnya bersekolah di Sabah, Malaysia.

Salah satu peserta Paskibra ialah Abbel Christboy Juserial Jufuway yang merupakan siswa kelas XI asal Kota Jayapura, Papua, yang kini bersekolah di SMAN Krida Nusantara, Kota Serang, Banten melalui program ADEM.

Ia mengaku bangga bisa menjadi bagian dari upacara Hardiknas tahun ini.

“Saya merasa bangga karena bisa mewakili teman-teman pelajar dari seluruh Indonesia. Hari Pendidikan Nasional bagi saya sangat berarti, apalagi saya dipercaya menjadi salah satu petugas upacara,” ujar Abbel.

Cerita serupa datang dari siswi SMA Negeri 3 Padang asal Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat Dea Novita Saule.

Ia mengatakan Hardiknas menjadi pengingat atas perjuangan panjang menghadirkan pendidikan yang merata bagi seluruh anak bangsa.

“Hari Pendidikan Nasional mengingatkan kita tentang perjuangan para pendahulu agar anak-anak Indonesia, termasuk yang ada di pelosok, bisa mendapatkan pendidikan secara merata,” kata Dea.

Tak hanya itu, ia berharap kualitas pendidikan Indonesia terus meningkat, baik dari sisi fasilitas maupun program yang mendukung peserta didik.

“Semoga pendidikan di Indonesia semakin terus berkembang dan semakin banyak lagi program yang membantu anak-anak Indonesia yang berada pada wilayah 3T agar bisa maju,” ujarnya.

Baca juga: Pesan Hardiknas, Mendikdasmen: Pendidikan harus cerdaskan bangsa

Baca juga: Terima kasih guru, Mendikdasmen: Guru fondasi kemajuan pendidikan

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |