China catat lonjakan konsumsi baru saat liburan Hari Buruh

3 hours ago 5

Beijing (ANTARA) - Zhao Hairui, seorang pencinta kegiatan panjat gunung yang memiliki pengalaman luas menaklukkan gunung salju, untuk pertama kalinya menjajal panjat es dalam ruangan (indoor ice climbing) di sebuah gym di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya.

Dia naik pesawat dari daerah tempat tinggalnya di China timur laut, dengan waktu tempuh sekitar empat jam.

"Saya datang ke sini khusus untuk mendapatkan pengalaman ini," ujar Zhao. Tempat tersebut, yang resmi dibuka pada Januari tahun ini, merupakan gym panjat es pertama di China sebagaimana warta Xinhua.

Panjat es, yaitu aktivitas memanjat jalur es yang sering kali curam dengan menggunakan alat seperti kapak es, umumnya dianggap sebagai olahraga ceruk (niche). Namun, gym bernama ICE PANDA itu justru ramai selama liburan Hari Buruh (May Day) lima hari yang dimulai pada Jumat (1/5) di China, didorong oleh minat anak muda yang mencari pengalaman liburan baru.

Jumlah reservasi harian selama liburan Hari Buruh melampaui 40 orang, mendekati kapasitas penuh. Lebih dari 60 persen pengunjung berasal dari luar Sichuan.

"Banyak yang datang membawa koper dan langsung mulai memanjat setelah menitipkannya di konter," ujar Wajie, kepala gym tersebut.

Menurut laporan dari Administrasi Umum Olahraga (General Administration of Sport/GAS) China, hingga awal April 2025, lebih dari 400 juta orang berpartisipasi dalam olahraga luar ruangan, dengan kelompok usia muda dan paruh baya sebagai konsumen utama.

Berlokasi di Sichuan, yang dikenal sebagai "surga" bagi penggemar aktivitas pendakian (hiking) dan panjat gunung dengan salah satu kawasan pegunungan bersalju terkaya di China, ICE PANDA berharap dapat menarik tidak hanya para penyuka panjat gunung yang mencari tempat latihan, tetapi juga anak muda yang ingin menjajal olahraga ceruk.

"Bahkan pemula sekalipun dapat memanjat lereng landai setelah beberapa kali pelajaran," kata Wajie, merujuk pada lereng 60 derajat yang disediakan untuk pemula, berbeda dengan lereng curam 79 derajat dan dinding vertikal 90 derajat untuk pendaki berpengalaman dan profesional.

Biaya pengalaman pertama dibanderol seharga 498 yuan (1 yuan = Rp2.536) atau sekitar 73 dolar AS (1 dolar AS = Rp17.324), sudah termasuk sesi satu jam, instruksi privat, serta perlengkapan lengkap. Meski tidak tergolong murah bagi banyak orang, bagi Zhao pengalamannya sepadan.

"Sekarang orang lebih memilih membayar untuk aktivitas yang bisa mereka ikuti dan terlibat secara langsung di dalamnya," katanya. "Ini memberi saya rasa pencapaian yang besar sekaligus relaksasi ketika mencapai puncak langkah demi langkah dengan bimbingan."

Pengalaman lain yang membuat anak muda China rela mengeluarkan biaya lebih adalah bepergian bersama anggota keluarga berbulu mereka. Sebanyak 69 persen pemilik kucing dan anjing di wilayah perkotaan China tahun lalu lahir pada 1990-an atau 2000-an, menurut buku putih industri hewan peliharaan yang dirilis pada Januari.

Menurut buku putih tersebut, pada 2025 terdapat 126 juta kucing dan anjing peliharaan di wilayah perkotaan China. Sementara itu, lebih dari 70 persen pemilik hewan peliharaan ingin bepergian bersama hewan mereka.

Menjelang liburan Hari Buruh, sesi siaran langsung bertema hewan peliharaan oleh Li Jiaqi, seorang pemandu siaran streaming e-commerce terkenal di China, menampilkan lebih dari 120 produk untuk hewan peliharaan, mulai dari perlengkapan keselamatan perjalanan hingga perlengkapan istirahat luar ruangan. Tayangannya menarik lebih dari 10 juta penonton.

"Kami merespons kuatnya permintaan konsumen terhadap perjalanan yang santai dan keinginan masyarakat untuk menyertakan hewan peliharaan dalam rencana perjalanan," ujar sumber dari Meione, perusahaan di balik ruang streaming langsung Li.

Seiring dengan perkiraan rekor 1,52 miliar perjalanan lintas daerah selama liburan Hari Buruh ini, tren menyewa barang untuk perjalanan, terutama kamera, semakin diminati anak muda.

Di rrzu.com, platform penyewaan daring, prapemesanan menjelang libur meningkat signifikan sebesar 58 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Barang-barang yang banyak diminati untuk disewa adalah kamera, drone, gimbal genggam, dan lensa telefoto.

Sebagian besar pesanan dilakukan oleh konsumen berusia di bawah 30 tahun, menurut platform yang memiliki lebih dari 60 juta pengguna itu.

Meskipun harga sewa naik menjadi sekitar 650 yuan untuk empat hari selama libur untuk sebuah kamera Sony full-frame beserta lensa, banyak toko penyewaan di Xianyu, platform jual beli barang bekas terkemuka di China, tampak telah penuh dipesan, baik untuk ponsel pintar maupun kamera.

"Konser, perjalanan, dan fotografi terkait fandom menjadi porsi terbesar dalam pesanan penyewaan selama liburan," kata Liu Junzhi, staf di sebuah toko kamera di Shanghai.

Menurut Chen Liang, yang bertanggung jawab atas bisnis penyewaan di Xianyu, jumlah pesanan sewa meningkat lebih dari 10 kali lipat dalam tiga tahun terakhir, menjadikannya mesin pertumbuhan baru bagi platform tersebut.

Kategori utama meliputi elektronik digital, serta pakaian dan aksesori seperti kostum cosplay. "Barang-barang ini relatif mahal untuk dibeli, tetapi jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan sering kali hanya untuk kebutuhan sekali pakai," katanya, seraya menambahkan bahwa hal ini mencerminkan pola pikir konsumsi anak muda yang lebih rasional.

Pasar layanan penyewaan di China berkembang pesat. Pada 2025, nilai tambah sektor jasa penyewaan dan layanan bisnis tumbuh 10,3 persen secara tahunan (year on year/yoy). Laporan dari Analysys, sebuah perusahaan analisis data yang berbasis di Beijing, memprediksi bahwa pasar penyewaan baru di China, yang berdasarkan sistem kredit pada platform digital dan terutama menyasar generasi muda, akan mendekati 1 triliun yuan pada 2030.

Menurut Chen, meningkatnya pasar layanan penyewaan tidak hanya mencerminkan inovasi dalam model konsumsi, tetapi juga perkembangan ekonomi sirkular. "Seiring konsep konsumsi yang terus berkembang, industri penyewaan akan menghadirkan dorongan yang lebih besar dalam perekonomian."

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |