Pemkab Lutim bangun dua masjid di Aceh Tamiang

1 month ago 34

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan membangun dua masjid untuk membantu dan digunakan oleh masyarakat korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dalam keterangannya di Makassar, Senin, mengatakan pembangunan dua masjid ini merupakan bentuk bantuan infrastruktur dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk masyarakat setempat.

Masjid yang dibangun di lahan seluas 100 meter persegi di Desa Alur Jambu dan 96 meter persegi di Desa Kebun Tanjung Seumantoh, Aceh Tamiang ini ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

“Saya berharap masjid yang kita bangun ini bermanfaat bagi masyarakat dan dapat diselesaikan sebelum bulan Ramadhan, sehingga masyarakat bisa menggunakannya untuk beribadah,” ujarnya pada acara peletakan batu pertama masjid tersebut.

Baca juga: Ditpolairud bersihkan sekolah terdampak banjir di Aceh Tamiang

Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail menyambut positif inisiatif dan kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan lintas provinsi ini.

“Saya mewakili masyarakat Aceh Tamiang sangat berterima kasih dan mengapresiasi Bupati Luwu Timur atas bantuan pembangunan masjid ini,” ungkapnya.

Selain bantuan infrastruktur berupa rumah ibadah, Bupati Irwan dan rombongan juga menyerahkan sejumlah bantuan logistik dan peralatan pemulihan pascabencana.

Bantuan tersebut meliputi lima truk bucket family hygiene, mesin chain saw, mesin fogging, mesin penghisap lumpur, serta sejumlah kompor gas dan karpet.

Dalam kegiatan ini, Bupati Irwan didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Luwu Timur sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Ani Nurbani serta rombongan relawan Kabupaten Luwu Timur.

Baca juga: Wamendagri minta Praja IPDN pulihkan roda pemerintahan Aceh Tamiang
Baca juga: TNI bersihkan sekolah di Pidie-Aceh Tamiang dari timbunan lumpur

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |