Mantan karyawan Meta luncurkan cincin pintar

3 months ago 13

Jakarta (ANTARA) - Dua mantan karyawan Meta yang berlabuh di perusahaan rintisan Sandbor baru saja meluncurkan cincin pintar bernama Stream yang dapat digunakan pemiliknya untuk melakukan interaksi dengan asisten AI, dan juga memungkinkan mengontrol musik.

Ide membuat cincin pintar ini berawal dari CEO Sandbar, Mina Fahmi ketika dia dalam kondisi yang sulit untuk mengeluarkan ponsel pintarnya, seketika bermunculan ide-ide menarik yang harus dia ingat atau catat.

“Banyak ide muncul saat saya berjalan atau bepergian, dan saya tidak ingin mengeluarkan ponsel untuk mengganggu momen itu. Saya tidak ingin berteriak ke earphone di mana orang lain dapat mendengar saya menyampaikan sebuah ide,” Ujar Fahmi seperti yang diwartakan oleh TechCrunch, Rabu.

“Kirak dan saya mencoba memahami apa yang dibutuhkan untuk benar-benar menangkap sebuah pemikiran saat ide itu muncul. Itulah bagaimana kami menciptakan Stream," lanjut dia.

Dalam demo usai meluncurkan cincin pintar ini, Fahmi mengenakan cincin Stream tersebut di jari telunjuknya dan merekam pikirannya dengan menekan dan menahan touchpad.

Baca juga: Casio Luncurkan G-SHOCK Berukuran Cincin

Mikrofon yang ada pada cincin tersebut, membuktikan keakuratan dan juga senisitiftas dalam menangkap bisikan dan mentranskripsikannya di aplikasi iOS pendamping. Aplikasi lain seperti Wispr Flow dan Willow juga memungkinkan orang untuk merekam pikiran mereka secara diam-diam.

Aplikasi Stream telah dilengkapi dengan chatbot AI yang akan siap membantu untuk mengingat dan mencatat pikiran penggunanya. Pengguna dapat mengaturnya ke dalam catatan terpisah yang dapat diedit oleh pemilik atau AI.

Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna mencubit untuk memperkecil dan meninjau kembali apa yang telah pengguna diskusikan selama berhari-hari atau berminggu-minggu. Sandbar telah menambahkan lapisan personalisasi sehingga suara asisten terdengar agak mirip dengan suara penggunanya.

Fahmi mengatakan bahwa di tempat ramai, pengguna dapat menggunakan headphone untuk berkomunikasi secara pribadi dengan asisten. Tanpa headphone, cincin tersebut memberikan umpan balik haptik ketika berhasil merekam catatan.

Dengan begitu, memungkinkan pemiliknya dapat menambahkan tugas, membuat catatan, atau mencentang item di daftar belanja dengan tenang.

Selain fungsi suara, permukaan datar cincin ini juga berfungsi sebagai pengontrol media, sehingga penggunanya dapat memanfaatkannya untuk memutar, menjeda, melewati trek, dan menyesuaikan volume musik.

Baca juga: Apple dikabarkan tinggalkan rencana kembangkan cincin pintar

Baca juga: Samsung Galaxy Ring diperkirakan dilego 449 euro

Penerjemah: Chairul Rohman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |