Maling motor di Jakbar positif narkoba, ngaku dengar "bisikan" sebelum beraksi

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Seorang pencuri sepeda motor berinisial MS (35) mengaku mendengar bisikan untuk menemui Presiden RI Prabowo Subianto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sebelum melancarkan aksi pencurian motor di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Polisi menyatakan, pencuri itu positif mengonsumsi narkoba jenis sabu berdasarkan hasil tes urine.

“Katanya bisikan itu menyuruh dia ketemu Prabowo di daerah Menteng, Jakarta Pusat. Setelah itu bisikan tersebut mengarahkan dia ke kos-kosan tempat kejadian, lalu dia melakukan pencurian motor,” kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan kepada wartawan di Jakarta, Kamis malam.

Polisi mengatakan, pelaku melancarkan aksi pencurian sepeda motor di sebuah indekos kawasan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Rabu (27/5) pagi.

Awalnya, kata Alex, berlalu-lalang di sekitar lokasi parkiran sepeda motor korban. Pelaku kemudian nekat masuk ke area parkiran dan membobol lubang kunci, lalu mendorong sepeda motor ke arah jalan.

Saat mendorong sepeda motor, pelaku bahkan sempat dibantu seorang pengemudi ojek online lantaran dikira sedang mogok.

“Si ojol ini tidak tahu kalau motor itu hasil curian, jadi dibantu mendorong,” ujar Alex.

Pelaku, kata Alex, akhirnya berhasil ditangkap Polsek Sunda Kelapa, sebelum akhirnya diamankan Polsek Grogol Petamburan pada Rabu (27/5) malam.

“Dari Polsek Sunda Kelapa sudah mengidentifikasi dan mengamankan pelaku. Setelah itu kami dari Reskrim Polsek Grogol Petamburan menjemput tersangka beserta barang bukti satu unit motor Honda," kata Alex.

Hingga kini, polisi masih mendalami kebenaran di balik halusinasi yang disampaikan pelaku.

Adapun saat dilakukan tes urine, MS ternyata positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

“Ketika dilakukan cek urine, hasilnya positif sabu-sabu. Jadi kami masih mendalami apakah yang bersangkutan benar mengalami gangguan kejiwaan atau hanya alasan yang dibuat-buat,” jelas Alexander.

Selain itu, dari dalam tas pelaku, polisi juga menemukan surat keterangan sakit jiwa. Kendati demikian, polisi belum memastikan keaslian dokumen tersebut.

“Kami belum bisa memastikan itu resmi dari medis atau dibuat-buat. Nanti akan kami jadwalkan pemeriksaan kejiwaan lebih lanjut,” ucapnya.

Polisi pun masih mendalami kemungkinan adanya aksi pencurian lain yang pernah dilakukan pelaku.

"Masih kota dalami lagi aksi-aksi pelaku sebelumnya," kata Alex.

Sementara motor curian ternyata belum sempat dijual pelaku dan sudah diamankan polisi sebagai barang bukti.

Baca juga: Polisi ringkus pencuri sepeda motor di Kalideres Jakbar

Baca juga: Dua orang pencuri motor jadi sasaran amukan massa di Cengkareng Jakbar

Baca juga: Komplotan pencuri motor bersenpi kembali beraksi di Gropet Jakbar

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |