Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan bahwa hingga Sabtu atau hari pertama Idul Fitri 2026 tercatat belum terjadi lonjakan jumlah kasus kesehatan di rumah sakit-rumah sakit di tanah air.
"Kita memantau lewat Pusat Krisis, belum ada lonjakan kejadian luar biasa untuk penyakit apapun di rumah sakit-rumah sakit," kata Wamenkes Dante Saksono Harbuwono saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.
Pihaknya terus memantau kondisi kesehatan masyarakat lewat Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes.
Menurut dia, biasanya kenaikan kasus kesehatan yang dilaporkan oleh fasilitas kesehatan terjadi setelah masa libur Lebaran usai.
"Nanti setelah libur," kata dia.
Baca juga: Kemenkes: Buat batasan agar tetap sehat mental saat kumpul keluarga
Untuk menekan kenaikan kasus pasca-Lebaran, dokter-dokter menyiasatinya dengan membekali para pasien mereka dengan jumlah obat yang cukup untuk digunakan hingga masa libur Lebaran selesai.
"Jadi kita membekali pengobatan sebelum liburan, itu yang paling penting. Pengobatan sebelum liburan itu kita berikan obat sampai masa liburnya selesai," kata Dante Saksono Harbuwono.
Menurut dia, baik pasien dewasa maupun pasien anak dengan kondisi kesehatan yang serius mendapatkan perhatian lebih untuk mencegah kondisi mereka memburuk pasca-Hari Raya Idul Fitri.
"Semua, dewasa maupun anak-anak yang memiliki riwayat penyakit kronis, contohnya penyakit diabetes, hipertensi, itu semuanya kita tangani," kata Dante Saksono Harbuwono.
Baca juga: Kemenkes: Pastikan Lebaran ramah lansia, bukan sekedar meriah
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































