KLH RI dan The Royal Foundation Inggris sepakati kerja sama lingkungan

3 months ago 12

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sepakat berkolaborasi dengan The Royal Foundation of The Prince and Princess of Wales untuk perlindungan lingkungan, konservasi keanekaragaman hayati, dan pemberantasan kejahatan lingkungan lintas negara.

Menurut pernyataan diterima di Jakarta, Rabu, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq dan Amanda Berry CBE selaku Chief Executive Officer The Royal Foundation of The Prince and Princess of Wales menandatangani Letter of Intent (LoI) dalam pertemuan di Rio de Janeiro, Brasil pada Selasa (4/11).

"Dukungan The Royal Foundation memperkuat kemampuan kami untuk melindungi keanekaragaman hayati luar biasa Indonesia dan menindak kejahatan lingkungan. Bersama, kita dapat membangun sistem pengelolaan yang lebih baik dan respons yang lebih efektif terhadap ancaman yang dihadapi ekosistem kita," kata Hanif.

Kesepakatan itu menegaskan komitmen bersama kedua pihak untuk memperkuat konservasi keanekaragaman hayati, pembangunan berkelanjutan, serta perang global melawan perdagangan ilegal satwa liar dan kejahatan lingkungan.

Melalui kerja sama itu, Indonesia dan The Royal Foundation akan meningkatkan kesadaran publik, memperkuat kemitraan publik-swasta, serta mengembangkan kapasitas kelembagaan guna melindungi ekosistem alami secara berkelanjutan.

Di bawah LoI tersebut, kedua pihak akan menjajaki inisiatif untuk menggerakkan peran dunia usaha dan lembaga keuangan, meningkatkan kerja sama penegakan hukum, serta memperkuat koordinasi regional dan internasional dalam perlindungan keanekaragaman hayati dan pemberantasan kejahatan lingkungan.

Baca juga: Perpres 109/2025 tandai transformasi pengelolaan sampah

Menteri KLH Hanif juga menyatakan bahwa penandatanganan itu bukan sekadar dokumen, tetapi komitmen bersama untuk melindungi kehidupan di bumi.

Sebelum penandatanganan, Menteri Hanif bersama Hashim S. Djojohadikusumo yang mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan audiensi pribadi dengan Yang Mulia Pangeran William dari Inggris untuk menyampaikan salam dan penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto, serta apresiasi atas dedikasi Kerajaan Inggris dalam perlindungan alam dan kemanusiaan.

"Kami menyambut baik semangat dan visi Yang Mulia Pangeran William. Bersama, kita ingin mewujudkan dunia yang lebih aman, adil, dan berkelanjutan, bagi manusia maupun alam," jelas Menteri Hanif.

Dalam kesempatan itu, Pangeran William menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap komitmen Indonesia dalam upaya perlindungan lingkungan.

Pangeran William menilai kehadiran jajaran pemimpin tingkat tinggi Indonesia pada Summit 2025 sebagai wujud nyata dukungan terhadap semangat Rio Declaration, sekaligus menegaskan peran strategis Indonesia dalam memperkuat aksi global bagi keberlanjutan lingkungan dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Selain penandatanganan LoI, pertemuan tingkat tinggi para pemimpin dan menteri lingkungan di Rio de Janeiro juga menghasilkan Deklarasi Rio 2025, yang menegaskan komitmen global untuk memperkuat aksi kolektif melawan kejahatan terhadap lingkungan.

Deklarasi tersebut menyoroti ancaman serius dari pembalakan liar, penambangan ilegal, perdagangan satwa, dan polusi yang mengancam kesejahteraan masyarakat serta stabilitas ekonomi dunia.

Baca juga: KLH tegaskan Cesium-137 larut air dan berpotensi airborne

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |