Kementerian P2MI gandeng BPKP, kawal tata kelola program SMK Global

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengawal Program SMK Go Global guna menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang siap bersaing di pasar internasional.

“Ini merupakan upaya Kementerian P2MI mempersiapkan pelaksanaan Program SMK Go Global,” kata Wakil Menteri P2MI Christina Aryani di Kantor BPKP, Jakarta, Jumat, sebagaimana keterangan pers KP2MI.

Menurut Christina, program tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di pasar kerja global.

Dalam pertemuan itu, Christina mengatakan konsultasi dengan BPKP dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program SMK Go Global berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel.

Fokus pengawasan terutama mencakup proses pengadaan yang akan mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Kami ingin memastikan tata kelola di Kementerian P2MI, khususnya proses pengadaan, berjalan sesuai aturan. Karena itu kami meminta pendampingan BPKP agar program ini berjalan sesuai prinsip yang berlaku,” katanya.

Baca juga: Cak Imin target 80 ribu lulusan ikut program SMK Go Global tahun ini

Ia menilai pendampingan BPKP penting untuk memastikan setiap tahapan Program SMK Go Global tetap berada dalam koridor regulasi dan prinsip kehati-hatian pengelolaan anggaran negara.

“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan pada jalur yang benar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Christina.

Ia menambahkan, Program SMK Go Global merupakan upaya pemerintah meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja melalui pendidikan serta pelatihan vokasi yang sesuai kebutuhan pasar internasional.

Menurutnya, sinergi dengan BPKP akan memperkuat tata kelola, pengawasan, dan akuntabilitas sejak tahap perencanaan guna mendukung keberhasilan program tersebut.

“Kementerian P2MI berkomitmen menjalankan program strategis pemerintah dengan mengedepankan tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, dan hasil yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas SDM Indonesia,” kata Christina.

Baca juga: Menko Muhaimin lepas 200 PMI ke Jepang implementasi SMK Go Global

​​​​​​​

Pewarta: Katriana
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |