Kemenbud-Danantara kerja sama terkait revitalisasi Museum Nasional

2 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Museum dan Cagar Budaya menandatangani Nota Kesepahaman dengan Yayasan Danantara Trust Fund (Danantara Indonesia Trust) terkait revitalisasi Museum Nasional Indonesia di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta pada Senin (25/5).

Kerja sama Museum dan Cagar Budaya bersama Danantara Indonesia Trust mencakup dukungan terhadap pengembangan fasilitas perpustakaan Museum Nasional Indonesia sebagai pusat pengetahuan dan riset kebudayaan, sekaligus revitalisasi area gedung museum yang terdampak kebakaran agar dapat kembali difungsikan secara optimal sebagai ruang publik budaya.

Sejak hadirnya Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian yang berdiri sendiri, kami juga membentuk Dewan Penyantun Museum dan Cagar Budaya sebagai bagian dari upaya melibatkan semakin banyak pemangku kepentingan, terutama dari sektor swasta, untuk bersama-sama memajukan kebudayaan nasional,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Baca juga: Fadli Zon ingin generasi muda makin dekat dengan budaya keris

Baca juga: Menbud dorong masyarakat lihat keris sebagai warisan budaya

Menbud menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat besar dan beragam atau cultural mega diversity yang memiliki potensi kuat sebagai fondasi ekonomi dan industri budaya nasional di masa depan.

Namun, menurutnya, potensi tersebut hanya dapat berkembang melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, lembaga filantropi, dan masyarakat.

Karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk Danantara Indonesia Trust dan lembaga filantropi lainnya, menjadi penting untuk memperkuat posisi kebudayaan Indonesia di tingkat global.

“Kita berharap dengan adanya Danantara Indonesia Trust dapat membangun kepercayaan dan mendorongnsemakin banyak filantropis untuk ikut memajukan kebudayaan nasional kita,” tambah Menbud.

Ketua Pengurus Danantara Indonesia Trust, Nuraini Razak, dalam laporannya menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Museum dan Cagar Budaya menjadi bagian dari upaya memperkuat akses publik terhadap pengetahuan seni budaya dan ruang pembelajaran yang lebih terbuka bagi masyarakat.

Baca juga: Fadli Zon serukan kebudayaan bisa menjadi kekuatan bangsa Indonesia

Sementara itu, Chief Executive Officer Danantara sekaligus Pembina Danantara Indonesia Trust, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa seluruh program Danantara Indonesia Trust diarahkan untuk menghasilkan dampak sosial yang berkelanjutan dan berkesinambungan bagi masyarakat Indonesia.

Menurutnya, sejak didirikan pada Oktober 2025, Danantara Indonesia Trust berupaya membangun kolaborasi dengan mitra yang kredibel dan memiliki rekam jejak nyata dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kami fokus pada tiga bidang utama, yaitu pendidikan termasuk kebudayaan, kesehatan, dan sanitasi. Kami ingin memberikan dampak yang besar terhadap bidang-bidang yang menurut kami memang dibutuhkan dan bisa dijadikan prioritas untuk program-program kami ke depan,” ujar Rosan Roeslani.

Rosan juga menjelaskan bahwa Danantara Indonesia Trust tengah membangun model filantropinyang profesional, kredibel, dan relevan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra nasional maupun internasional, termasuk kerja sama dengan Gates Foundation.

Keberadaan Danantara Indonesia Trust diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak lembaga filantropi untuk turut berkontribusi dalam pembangunan sosial dan kebudayaan Indonesia.

Baca juga: Museum NTB telusuri jejak kain Pesujudan warisan kebudayaan Islam

Baca juga: Kementerian Kebudayaan dukung pelestarian budaya masyarakat Marapu

Baca juga: Pemprov NTB dan Kemenbud bangun kembali rumah adat Bayan

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |