Jakarta (ANTARA) - Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini mengungkapkan kunci Giallorossi kembali ke Liga Champions setelah absen tujuh tahun adalah bermain konsisten dalam tujuh laga terakhir yang diakhiri dengan enam kemenangan dan sekali seri.
“Kami berbicara satu sama lain dan mengatakan bahwa untuk lolos ke Liga Champions, kami membutuhkan enam atau tujuh kemenangan beruntun. Kami belum pernah melakukannya sepanjang musim, tetapi kami menyimpannya untuk momen yang tepat," kata Gasperini kepada DAZN Italia pada Senin.
Konsistensi itu diakhiri dengan kemenangan 2-0 atas Verona pada laga terakhir Liga Italia, Senin dini hari WIB.
Kemenangan ini mengantarkan Roma finis di posisi ketiga dengan 73 poin, untuk lolos ke Liga Champions musim depan bersama Inter Milan, Napoli, dan klub yang baru pertama kali merasakan kompetisi Eropa, Como.
Roma memenangkan enam laga dari tujuh laga terakhirnya di liga setelah kalah 2-5 dari Inter Milan pada 6 April.
Baca juga: Klasemen akhir Liga Italia: Inter juara, Roma-Como lolos UCL
Mereka menang melawan Pisa (3-0), Bologna (2-0), Fiorentina (4-0), Parma (3-2), Lazio (2-0), dan terakhir Verona (2-0). Satu-satunya laga yang tak berhasil mereka menangkan dalam tujuh laga terakhir adalah melawan Atalanta yang berakhir 1-1.
“Kami memulai dengan baik, membungkam sebagian kritik, tetapi yang terpenting mendapatkan kepercayaan dari suporter, dengan stadion yang selalu penuh,” ujar Gasperini.
Gasperini juga mengatakan kunci timnya memastikan tiket Liga Champions adalah Donyell Malen, striker yang dengan status pinjaman dari Aston Villa.
Striker asal Belanda itu menjadi mesin gol setelah mengemas 14 gol dan dua assist dalam 18 laga Roma di Liga Italia.
“Kehadiran Malen jelas memberi peningkatan besar, tetapi di saat yang sama kami kehilangan Dybala, Soule, dan Dovbyk karena cedera, sehingga opsi di lini depan menjadi sangat terbatas," tutur mantan pelatih Atalanta itu.
Baca juga: Juventus gagal lolos Liga Champions setelah imbang 2-2 lawan Torino
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































