Kadin perkuat ekspor produk pertanian dan UMKM RI ke Jepang

4 days ago 11

Jakarta (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperkuat upaya peningkatan ekspor produk pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia ke Jepang melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak guna memperluas akses pasar produk unggulan nasional.

Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian Kadin Indonesia Devi Erna Rachmawati mengatakan Jepang merupakan salah satu pasar strategis dengan permintaan tinggi terhadap produk pertanian berkualitas dan ramah lingkungan.

Dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu, kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Tokyo, Jepang pada 31 Juli 2026 yang melibatkan Tokyo SMEs, Kadin Indonesia Komite Bilateral, serta mitra bisnis di Jepang.

Menurut dia, kolaborasi ini diarahkan untuk menjembatani pelaku usaha Indonesia agar mampu menembus pasar Jepang melalui peningkatan kualitas produk, standardisasi, sertifikasi, business matching, hingga penguatan jaringan distribusi.

"Kolaborasi ini merupakan langkah nyata Kadin Indonesia dalam memperkuat ekspor nasional. Kami ingin memastikan produk-produk UMKM dan pertanian Indonesia mampu bersaing di pasar Jepang melalui peningkatan kualitas, inovasi, serta kemitraan bisnis yang berkelanjutan," kata Devi.

Pada tahap awal, anggota Kadin Indonesia Bidang Pertanian akan memprioritaskan ekspor sejumlah komoditas unggulan, di antaranya tempe, produk cocopeat sebagai media tanam ramah lingkungan untuk sektor hortikultura dan greenhouse, serta pupuk organik yang mendukung pertanian berkelanjutan.

Selain memperluas perdagangan, kerja sama tersebut juga membuka peluang investasi, transfer teknologi, pengembangan industri hilir, serta peningkatan kapasitas UMKM Indonesia agar mampu memenuhi standar pasar global.

Melalui sinergi antara Tokyo SMEs, pihaknya berharap semakin banyak pelaku usaha nasional yang mampu memasuki pasar Jepang.

Selain itu, kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen Kadin Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan perdagangan internasional, pengembangan UMKM, serta modernisasi sektor pertanian agar semakin berdaya saing di pasar global.

Baca juga: Kemendag: Produk pangan RI meraih potensi ekspor Rp34 miliar di Korea

Baca juga: Mentan bidik ekspor kopi Indonesia tembus Rp100 triliun per tahun

Baca juga: Mentan: Penguatan dolar AS momentum positif untuk ekspor pertanian RI

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |