Jepang: Isu penculikan Korut jadi tantangan komunitas internasional

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Kepala Sekretaris Kabinet sekaligus Menteri yang Bertanggung Jawab atas Isu Penculikan Kihara Minoru mengatakan bahwa isu penculikan oleh Korea Utara terhadap warga negara Jepang dan lainnya merupakan tantangan bersama masyarakat internasional.

"Saya ingin menegaskan kembali bahwa masalah penculikan ini bukan hanya masalah bagi Jepang, tetapi juga tantangan bersama bagi komunitas internasional," kata Kihara Minoru dalam Simposium Daring PBB terkait Isu Penculikan, yang dipantau dari Jakarta, Rabu (24/6).

Dalam simposium PBB yang diselenggarakan bersama-sama oleh Jepang, Amerika Serikat, Australia, Korea Selatan dan Uni Eropa itu, Kihara mengatakan isu penculikan oleh Korea Utara itu tetap menjadi isu yang terus berlanjut karena para korban terus dirampas kebebasannya dan tidak dapat kembali ke rumah mereka hingga hari ini.

Dari 17 warga negara Jepang yang diidentifikasi oleh Pemerintah Jepang sebagai korban penculikan oleh Korut, hanya lima yang telah kembali ke Jepang. Selain itu, masih banyak orang hilang lainnya yang kemungkinan penculikannya tidak dapat dikesampingkan, katanya.

"Karena baik para korban maupun anggota keluarga mereka semakin lanjut usia, tidak ada waktu untuk disia-siakan dalam menyelesaikan masalah penculikan ini," katanya.

Di antara para korban dari Jepang, terdapat anak-anak muda yang diculik saat belajar di luar negeri. Salah satu di antaranya adalah Matsuki Kaoru, yang saat itu tinggal di Spanyol.

Matsuki berasal dari Kumamoto, dan Pemerintah Jepang telah bekerja sama dengan keluarganya untuk memulangkannya ke Jepang sejak sebelum Kihara menjadi anggota parlemen.

Selain itu, Kihara juga menunjukkan laporan Komisi Penyelidikan PBB tentang Hak Asasi Manusia di Korea Utara yang menyebutkan bahwa selain dari Jepang, korban penculikan juga berasal dari 10 negara lainnya.

Mengingat tantangan bersama yang dihadapi masyarakat internasional, Kihara menekankan semakin pentingnya kerja sama antarnegara untuk mengatasi tantangan tersebut.

"Isu penculikan adalah salah satu isu yang harus ditangani oleh komunitas internasional secara bersama-sama," katanya.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi juga telah mengangkat isu penculikan itu dalam pertemuannya dengan para pemimpin masing-masing negara yang memimpin simposium hari ini, serta pada KTT kelompok G7 yang diadakan pekan lalu.

Baca juga: Jepang dorong dialog soal penculikan warganya dengan Korut

Baca juga: Trump temui keluarga warga Jepang yang diculik Korea Utara

Pewarta: Katriana
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |