- Senin, 3 November 2025 17:01 WIB
Anggota kepolisian mengatur arus lalu lintas di jalur utama pantura Semarang-Surabaya pascabanjir di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/11/2025). Menurut anggota kepolisian setempat, arus lalu-lintas jalan nasional pantura yang menghubungkan antara Kota Semarang menuju Demak hingga Surabaya maupun sebaliknya mulai bisa dilalui berbagai jenis kendaraan, setelah lumpuh total akibat terendam banjir rob disertai intensitas hujan tinggi dan pengendara tetap berhati-hati serta waspada karena sebagian jalan rusak pascabanjir. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/agr
Foto udara kendaraan melintasi jalur utama pantura Semarang-Surabaya pascabanjir di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/11/2025). Menurut anggota kepolisian setempat, arus lalu-lintas jalan nasional pantura yang menghubungkan antara Kota Semarang menuju Demak hingga Surabaya maupun sebaliknya mulai bisa dilalui berbagai jenis kendaraan, setelah lumpuh total akibat terendam banjir rob disertai intensitas hujan tinggi dan pengendara tetap berhati-hati serta waspada karena sebagian jalan rusak pascabanjir. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/agr
Kendaraan umum melintasi jalur utama pantura Semarang-Surabaya pascabanjir di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/11/2025). Menurut anggota kepolisian setempat, arus lalu-lintas jalan nasional pantura yang menghubungkan antara Kota Semarang menuju Demak hingga Surabaya maupun sebaliknya mulai bisa dilalui berbagai jenis kendaraan, setelah lumpuh total akibat terendam banjir rob disertai intensitas hujan tinggi dan pengendara tetap berhati-hati serta waspada karena sebagian jalan rusak pascabanjir. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/agr
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































