Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tetap menggaungkan "Jaga Jakarta" sebagai pesan perayaan Idul fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
"Jadi, seperti yang saya sampaikan berulang kali, 'Jaga Jakarta' ini menjadi tema utama yang selalu dikemukakan ketika mengadakan acara-acara keagamaan," kata Pramono usai menunaikan ibadah salat Idul Fitri 1447 H di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu pagi.
Dengan perayaan Idul fitri bertajuk "Merajut Silaturahmi dalam Simfoni Kemenangan untuk Jakarta yang Fitrah", Pramono mengharapkan kondisi Jakarta tetap stabil di tengah pergolakan global.
"Mudah-mudahan dengan kita semua menjaga Jakarta, walaupun dunia tidak sedang baik-baik saja, tetapi bismillah, Jakarta mudah-mudahan baik-baik saja," tutur Pram, sapaan akrab Pramono Anung.
Baca juga: Gelar Bedug Kolosal, Pramono ingin perkuat kebersamaan di Jakarta
Lebih lanjut, dia menyebut bahwa salat Id diikuti sekitar 2.000 orang, yang terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta warga Kebon Sirih dan sekitarnya. Adapun Wakil Presiden ke-13 RI K.H. Ma'ruf Amin menjadi khatib dalam salat Id tersebut.
Salat Id dimulai pukul 06.30 WIB dan Ma'ruf Amin, yang mengenakan pakaian serba putih, memulai khotbahnya sekitar pukul 06.50 WIB dan selesai pukul 07.11 WIB. Sementara itu, sekitar 2.000 jemaah memadati halaman Balai Kota DKI Jakarta.
Turut hadir dalam pelaksanaan ibadah salat Id di Balai Kota DKI Jakarta itu ialah Wakil Gubernur Rano Karno, Sekretaris Daerah Uus Kuswanto, serta sejumlah mantan pejabat. Usai menyampaikan khotbahnya, Ma'ruf Amin bersama para pejabat Pemprov DKI bersilaturahmi dengan para warga sekitar.
Baca juga: Pemudik diizinkan titip kendaraan di kantor-kantor milik Pemprov DKI
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026


















































