Jabar peroleh emas kickboxing PON 2025

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Tim kickboxing provinsi Jawa Barat memperoleh medali emas cabang kickboxing nomor creative form hand tim putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 setelah penetapan dari Dewan Hakim PB PON yang menerima banding kontingen Jawa Barat.

Dua atlet kickboxing putri Jawa Barat, Adilla Khairiyyah Ramdani dan Anggita Karna Deanty dinyatakan menerima emas dan diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Tb. Lukman Djajadikusuma, sebagai tindak lanjut atas putusan Dewan Hakim PB PON dan telah ditetapkan oleh Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI).

Sekjen KONI Pusat Tb. Lukman Djajadikusuma mengatakan proses pengalihan medali menjadi bagian dari mekanisme resmi organisasi olahraga nasional setelah ditemukan kesalahan teknis di cabang kickboxing yang tidak sempat diselesaikan sebelum penutupan PON 2024 silam.

“Setiap laporan kami telah mulai dari petugas lapangan hingga Dewan Teknik. Jika peraih perak naik menjadi emas, otomatis perunggu naik ke perak. Proses ini memang memerlukan waktu karena harus cermat dan berjenjang. Selain itu, masih ada beberapa kasus lain, termasuk doping, yang juga sedang berjalan,” ujar Tb. Lukman Djajadikusuma dalam keterangan resmi, Rabu.

Ade Lukman, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa pelaksanaan peralihan medali ini adalah wujud nyata komitmen KONI untuk memastikan keadilan dan integritas kompetisi.

Bagi Adilla Khairiyyah Ramdani dan pasangannya Anggita Karna Deanty momen ini sangatlah emosional baginya karena memperoleh kejelasan setelah proses cukup panjang selama kurang lebih dua tahun.

“Hampir dua tahun saya menunggu tanpa kejelasan. Sempat sedih dan kecewa karena masalah ini berlarut-larut, padahal keputusan sudah ada sebelum penutupan PON,” ungkap Adilla.

Adilla menuturkan bahwa sejak pertandingan berakhir, pihak Jawa Barat langsung mengajukan protes resmi hingga proses berlanjut ke sidang teknis.

“Sejak pengumuman di lapangan, manajer saya langsung protes. Kami yakin hasilnya. Alhamdulillah, keputusan tetap menetapkan Jawa Barat sebagai juara satu. Bonus medali emas sebenarnya sudah saya terima, hanya penyerahan medalinya yang baru dilakukan sekarang,” jelasnya.

Adilla berharap, ke depan regulasi dalam olahraga kickboxing semakin kuat dan konsisten agar atlet tidak kembali menjadi korban kesalahan teknis.

“Saya ingin terus berkembang dan berprestasi. Saya juga berharap kickboxing Indonesia semakin berjaya, dengan aturan yang ditegakkan secara konsisten,” tambahnya.

Dengan emas yang diberikan ke Jawa Barat, maka Jakarta dipastikan emasnya berkurang karena sebelumnya nomor creative form hand diperoleh tim ibukota tersebut.

Dalam keterangan resmi, Rabu, berikut perolehan medali nomor creative form hand tim putri kickboxing PON 2024 setelah putusan Dewan Hakim PB PON Aceh Sumut XXI 2024:

Jawa Barat (Adilla Khairiyyah Ramdan dan Anggita Karna Deanty) - emas

Sumatera Selatan (Sevi Stella Aurel/Nayla Azzani) - perak

Jawa Timur (Bella Aiska Oktavia R/Bellinda Revandari) - perunggu

Jawa Tengah (Sindhytyas Putri Vedhayana/Chavella Teyza Putri Vedhayana) - perunggu

Baca juga: Klasemen akhir PON XXI Aceh-Sumut 2024: "Jabar Hattrick" terwujud

Baca juga: Ketua KONI Jabar ungkap kunci Jawa Barat raih gelar juara umum PON

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |