Cakra Khan: membawakan ulang lagu perlu perhatikan esensinya

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Musisi Cakra Khan mengemukakan pandangannya dalam membawakan sebuah karya lagu dari musisi yang telah meninggal dunia.

Menurut dia, pentingnya menjaga esensi sebuah lagu, terutama saat membawakan atau me-remake karya musisi yang telah tiada. Hal ini lantaran setiap lagu diciptakan dengan tujuan dan makna tertentu yang tidak boleh dihilangkan.

“Kalau kita mau membawakan lagunya ini tujuan lagu yang seperti ini ya seperti ini. Jadi kalau musiknya itu segala macam, mungkin kembali lagi bagaimana musisi yang akan membawakan lagu itu, cuman jangan sampai merusak esensi dari sebuah lagu,” kata Cakra Khan kepada ANTARA, di Studio MyMusic Records, Jakarta, Rabu.

Baca juga: Cakra Khan dan Chrisye duet di lagu “Ketika Tangan dan Kaki Berkata"

Cakra Khan menilai remake lagu tanpa memperhatikan esensi dari lagu tersebut terkesan seperti bahan candaan justru dapat merusak nilai karya tersebut. Padahal, membawakan ulang sebuah lagu juga merupakan bentuk penghargaan kepada penciptanya.

Saat ini, lanjut Cakra, dalam menghargai sebuah karya seorang yang sudah tiada, ada caranya, termasuk perizinan karena ada hak keluarga dan pihak terkait.

“Salah satu cara kita menghargai karya seorang musisi yang mungkin sudah tidak ada, tapi tetap haknya kan tetap harus ada untuk keluarganya untuk labelnya,” tuturnya.

Baca juga: Cakra Khan harap isu royalti selesai dengan transparansi

Baca juga: Cakra Khan pilih tetap autentik di era AI dan musik viral TikTok

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |