BGN susun skema penyaluran MBG untuk lansia bersama Kemensos

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyusun skema penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lansia bersama Kementerian Sosial (Kemensos).

Kepala BGN, Dadan Hindayana saat dihubungi melalui pesan singkat di Jakarta, Rabu, menyampaikan pihaknya tengah mematangkan konsep penyaluran MBG tersebut.

"Sedang dimatangkan dengan Kemensos," kata Dadan.

Baca juga: Kemensos-BGN perluasan layanan SPPG untuk lansia dan disabilitas

Sementara itu, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang menyatakan saat ini penyaluran MBG untuk lansia masih menjadi kewenangan Kemensos, mengingat instansi tersebut selama ini juga telah memiliki pengalaman dengan program permakanan lansia.

"MBG untuk lansia itu yang menangani Kemensos," ucap Nanik.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengemukakan penetapan penerima manfaat MBG bagi lansia dan penyandang disabilitas akan dilakukan melalui proses asesmen berbasis data Kemensos dan pemerintah daerah. Data tersebut kemudian disahkan oleh kepala daerah sebelum diserahkan kepada BGN sebagai dasar pelayanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut Saifullah, sasaran utama program ini adalah lansia berusia di atas 75 tahun yang tinggal sendirian serta penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan akses terhadap pemenuhan gizi harian.

Selain perluasan layanan dapur, program MBG bagi lansia dan penyandang disabilitas juga akan diperkuat dengan penyediaan tenaga pendamping atau caregiver yang akan dilatih secara bertahap untuk mendukung distribusi dan pendampingan di lapangan.

Baca juga: Mensos: MBG untuk lansia dan disabilitas akan dilengkapi perawat

Baca juga: Lansia, pemulung, hingga anak jalanan akan dapat MBG

Dalam skema pembagian peran, BGN akan menjadi penanggung jawab utama penyediaan makanan dan pengelolaan anggaran, sementara Kementerian Sosial bertugas menyiapkan petugas lapangan, sistem distribusi, serta pendampingan bagi lansia dan penyandang disabilitas penerima manfaat.

"Program MBG lansia dan penyandang disabilitas akan dipusatkan di BGN. Sedangkan Kemensos berperan menyiapkan petugas dan sistem distribusi makanan. Anggarannya nanti kita jadikan satu di BGN, sementara kami menyiapkan yang mengantarkan, yang merawat," kata Saifullah Yusuf.

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari/Andi Firdaus
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |