Hyundai akan luncurkan 20 mobil baru di China dalam 5 tahun ke depan

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Pabrikan otomotif dari Korea Selatan Hyundai Motor berencana meningkatkan komitmennya di pasar China dengan meluncurkan 20 model baru dalam lima tahun ke depan.

Langkah itu menjadi bagian dari strategi agresif perusahaan untuk kembali memperkuat posisinya di pasar otomotif terbesar di dunia itu. 

Dilaporkan CarNewsChina, Jumat (24/4), produsen perusahaan tersebut menargetkan peningkatan penjualan tahunan di China hingga 500.000 unit pada tahun 2030 melalui usaha patungan Beijing Hyundai bersama BAIC. Target ini juga mencakup ekspor kendaraan dari China ke pasar global.

Baca juga: Hyundai catat penurunan laba operasional dua digit pada kuartal I 2026

CEO global Hyundai José Muñoz menegaskan bahwa China merupakan pasar yang sangat penting bagi perusahaan. Dia menyatakan bahwa Hyundai tidak akan meninggalkan China, melainkan justru akan meningkatkan komitmennya di negara tersebut.

Dalam pernyataannya kepada media, dia menegaskan bahwa perusahaan akan “melipatgandakan” fokusnya di pasar China.

Model Ioniq V menjadi kendaraan produksi pertama dalam lini Ioniq yang dikembangkan khusus untuk pasar China, dengan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal.

Mobil ini dibangun di atas platform kendaraan listrik yang dikembangkan bersama BAIC, dilengkapi sistem pengisian cepat 800 volt, menggunakan baterai dari CATL, serta teknologi bantuan pengemudi yang dikembangkan bersama perusahaan otonom asal China Momenta.

Dimensi Ioniq V memiliki panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, dan tinggi 1.470 mm, dengan jarak sumbu roda 2.900 mm.

Hyundai menyebut versi jarak jauh dari model ini mampu menempuh lebih dari 600 kilometer berdasarkan standar CLTC di China.

Tapi, perusahaan belum mengungkap kapasitas baterai secara rinci, spesifikasi powertrain, harga, maupun waktu peluncurannya.

Baca juga: Hyundai perkenalkan Ioniq 3 untuk pasar Eropa

Ioniq V merupakan kelanjutan dari konsep Venus yang diperkenalkan sebelumnya pada April, saat Hyundai secara resmi memperkenalkan merek Ioniq di China.

Model produksi ini mempertahankan banyak elemen desain konsep tersebut, termasuk profil berbentuk wedge dan siluet melengkung tunggal.

Hyundai menyebut model Ioniq khusus China akan menggunakan desain lokal bernama “The Origin”, berbeda dari bahasa desain global “Art of Steel”.

Pada bagian interior, Ioniq V dilengkapi layar panorama berukuran 27 inci serta head-up display Horizon milik Hyundai.

Perusahaan juga mengeklaim ruang kaki baris depan mencapai 1.078 mm dan baris belakang 1.019 mm. Fitur lain yang disematkan antara lain sistem audio Dolby Atmos dan teknologi peredam kebisingan tambahan.

Ioniq V menjadi bagian dari strategi besar Hyundai bertajuk “In China, For China, To Global”.

Hyundai sebelumnya menyatakan akan berhenti hanya membawa model global ke China, dan mulai lebih mengandalkan desain lokal, mitra teknologi lokal, serta siklus pengembangan berbasis China.

Baca juga: Mobil SUV dan EV dominasi gelaran Beijing Auto Show 2026

Baca juga: GAC Group targetkan penjualan global 300 ribu unit pada 2026

Baca juga: Beijing Auto Show bakal disesaki 1.451 unit model kendaraan

Pewarta:
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |