Heaton yakin Senne Lammens bangkit usai blunder di Piala Dunia

22 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Kiper senior Manchester United (MU) Tom Heaton yakin rekan setimnya Senne Lammens akan bangkit menjadi pemain dan pribadi yang lebih kuat setelah blunder fatal di Piala Dunia 2026 bersama timnas Belgia.

Lammens menjadi sorotan setelah tangkapannya yang tidak sempurna berujung gol penentu kemenangan Spanyol pada laga perempat final.

"Saya sudah berbicara dengannya. Itu jelas merupakan momen yang sulit baginya, tetapi begitulah kehidupan seorang penjaga gawang. Begitu mengenakan sarung tangan dan berdiri di bawah mistar, Anda harus siap menghadapi situasi seperti itu. Dia akan menjadi lebih kuat karenanya," kata Heaton usai kekalahan Manchester United dari Wrexham pada laga pramusim di Helsinki yang dilansir beIN Sports pada Senin.

Sepanjang Piala Dunia, Lemmens hanya berstatus sebagai pelapis Thibaut Courtois. Namun, kiper berusia 24 tahun itu mendapat kesempatan tampil setelah Courtois mengalami cedera pada menit ke-71 pertandingan perempat final melawan Spanyol.

Kesempatan tersebut justru berakhir pahit. Setelah nyaris tidak mendapat ancaman sepanjang laga, Lammens gagal menangkap tembakan Pau Cubarsi pada menit-menit akhir.

Baca juga: Rice: Ini skuad Inggris terbaik dalam beberapa dekade terakhir

Bola muntah kemudian disambar gelandang Arsenal, Mikel Merino menjadi gol yang memastikan kemenangan Spanyol 2-1 atas Belgia.

Lammens terlihat sangat terpukul setelah peluit panjang berbunyi. Padahal, ia tampil impresif bersama MU musim lalu sejak didatangkan dari Royal Antwerp dengan nilai transfer 18,1 juta poundsterling. Saat itu, Setan Merah memilih merekrut Lammens ketimbang mendatangkan kiper Argentina Emiliano Martinez.

Meski menuai kritik tajam di Belgia akibat blunder tersebut, MU tetap menaruh kepercayaan penuh kepada Lammens. Kiper itu kini menjalani masa libur selama tiga pekan sebelum kembali mengikuti latihan pramusim pada awal Agustus.

Ia diperkirakan sudah tersedia untuk menghadapi Paris Saint-Germain dalam laga di Gothenburg pada 8 Agustus.

Baca juga: Jude Bellingham jadi pencetak gol terbanyak Inggris di turnamen besar

Baca juga: Deschamps mengakui buat kesalahan saat Prancis dikalahkan Inggris

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |