Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momentum kebangkitan bersama dalam memajukan Provinsi Lampung.
"Hari ini kita patut bersyukur karena dapat dipertemukan bersama untuk merayakan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri," kata Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Sabtu.
Dia mengatakan kemenangan sejati bukanlah semata-mata dimaknai sebagai bentuk memperoleh kekuasaan, melainkan mengajarkan agar lebih taat dan peduli terhadap berbagai hal.
"Sehingga, Idul Fitri 1447 Hijriah ini menjadi momentum kebangkitan bersama untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bersama membangun Lampung," tambahnya.
Rahmat Mirzani menjelaskan Provinsi Lampung memiliki potensi besar di semua sektor dan akan menjadi kekuatan bila dikelola bersama dengan semangat gotong royong.
"Oleh karena itu, membutuhkan kesabaran, kedisiplinan, dan kejujuran; dan pemerintah daerah saat ini terus berupaya untuk melaksanakan pelayanan publik yang baik untuk masyarakat," ucapnya.
Baca juga: Menhut sebut konsisten kelola hutan jadi salah satu indikator takwa
Dengan demikian, dia meminta semua pihak harus terus bersinergi untuk membangun masa depan Lampung.
"Di hari yang suci ini, kita harus memaafkan dan memperkuat persatuan yang ada di Lampung. Kita pun perlu mengapresiasi berbagai pihak, seperti tenaga kesehatan, ASN, aparat, dan para ulama yang sudah bekerja sama dan mengabdi untuk masyarakat," katanya.
Menurut dia, situasi keamanan di Lampung selama Ramadhan berjalan dengan kondusif dan aman karena hal tersebut tidak jauh dari kerja keras aparat dan berbagai pihak.
"Dengan situasi yang aman dan nyaman, masyarakat bisa melaksanakan puasa dan merayakan Idul Fitri dengan sukacita. Lalu, harga pangan pun tetap terjaga untuk menjaga daya beli masyarakat. Ini pun terbentuk atas kerja keras bersama pemerintah, pelaku usaha, serta semua pihak. Ini jadi bentuk kita bangkit bersama. Semoga, ini bisa terus dipertahankan, sehingga Lampung dapat maju dan sejahtera," ujar Rahmat Mirzani.
Baca juga: "Jaga Jakarta" jadi pesan Pramono Anung di Idul Fitri 1447 H
Baca juga: Presiden Prabowo bersalaman dengan warga usai salat Id di Aceh Tamiang
Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































