Jakarta (ANTARA) - Denver Nuggets mendapat tambahan tenaga, setelah Aaron Gordon dan Christian Braun kembali bermain dalam NBA 2025-2026, usai absen panjang akibat cedera dan kondisi tim yang tengah dilanda badai cedera pemain.
Laman NBA, Senin, menyatakan keduanya tampil memperkuat tim saat bersua dengan Brooklyn Nets, meski akhirnya harus kalah dengan skor 115-127.
"Kami mendapatkan kabar bagus dalam 48 jam sebelum pertandingan," kata Pelatih Denver Nuggets David Adelman.
Dia menjelaskan, kondisi Gordon dan Braun menunjukkan perkembangan positif dalam dua hari terakhir sebelum pertandingan, sehingga keduanya dinyatakan siap bermain setelah menjalani tes saat pemanasan.
Baca juga: Aaron Gordon absen lama bela Nuggets akibat cedera hamstring
Gordon yang masuk dari bangku cadangan mencetak 20 poin, sementara Braun yang kembali sebagai starter menyumbang tiga poin.
Jamal Murray memimpin Nuggets dengan 27 poin dan 16 assist, sekaligus mencatatkan rekor operan tertinggi sepanjang kariernya.
Gordon sebelumnya menepi dalam 19 pertandingan, akibat cedera hamstring kanan dan terakhir bermain singkat pada 21 November.
Sedangkan Braun absen dalam 23 laga setelah mengalami keseleo pergelangan kaki kiri dan tidak tampil sejak 12 November.
Dalam laga tersebut, Braun bermain selama 24 menit dan Gordon tampil 21 menit.
Baca juga: Nuggets ikat "swingman" andalan Christian Braun selama 5 tahun
Kembalinya dua pemain itu menjadi kabar bagus bagi Nuggets yang tengah kehilangan Nikola Jokic dan Jonas Valanciunas.
Jokic dipastikan absen setidaknya 4 pekan akibat cedera lutut kiri, sedangkan Valanciunas mengalami cedera betis kanan dan berpotensi menepi sekitar sebulan.
Adelman menegaskan timnya kini berada dalam mode bertahan hingga kondisi skuad kembali membaik.
"Jadi kami tengah bertahan dan tim diiisi oleh pemain veteran yang siap tampil dan membantu," ujar dia.
Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































