Gempa Kumamoto di Jepang: 9.200 warga mengungsi, 210 posko dibuka

3 days ago 9

Tokyo (ANTARA) - Sebanyak 210 pusat evakuasi telah dibuka di Prefektur Kumamoto, Jepang, dan kini menampung lebih dari 9.200 orang menyusul gempa bumi dahsyat yang mengguncang wilayah tersebut pekan ini.

Sementara itu, jumlah korban tewas akibat bencana tersebut bertambah menjadi 38 orang, menurut pihak berwenang setempat pada Minggu.

Selain itu, pasokan listrik masih terputus di 1.590 rumah tangga, 46.800 rumah tangga tidak memiliki air, dan 8.700 rumah tangga tidak memiliki gas. Menurut informasi terbaru, 3.400 rumah mengalami kerusakan dan 181 rumah hancur total.

Sebelumnya, pada 28 Juli, gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 melanda lepas pantai Kumamoto, memicu peringatan tsunami untuk teluk Ariake dan Yatsushiro.

Sekitar satu jam kemudian, gempa susulan berkekuatan M 6,1 kembali mengguncang wilayah tersebut.

Kebakaran, bangunan runtuh, serta kerusakan jalan dilaporkan terjadi di sejumlah lokasi.

Sebuah pusat perbelanjaan di dekat Kota Kumamoto sebagian runtuh setelah terkena ledakan. Lebih dari 5.000 personel Pasukan Bela Diri telah dikerahkan ke daerah bencana.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: KBRI Tokyo salurkan bantuan langsung ke WNI terdampak gempa Kumamoto

​​​​​​​Baca juga: Korban tewas gempa Jepang jadi 38 orang, ribuan warga masih mengungsi

​​​​​​​Baca juga: Gempa Jepang paksa sejumlah perusahaan hentikan operasi

Penerjemah: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |