Jakarta (ANTARA) - Seniman senior Elly Luthan mengajak para cucu untuk tidak ragu melibatkan nenek mereka dalam kegiatan bermain permainan gawai daring Mobile Legends.
"Hai, cucu-cucu! Jangan pernah malu mengajak nenek kalian untuk ikut dalam kegiatan kalian main gim," kata Elly saat sesi konferensi pers peluncuran film dan pemutaran pratayang "Nobody Loves Kay" di bioskop kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis.
Ia membuktikan ucapan tersebut dengan melakukan aktivitas menaikkan peringkat ("push rank") sebelum acara konferensi pers dimulai.
Baca juga: Aya JKT48 belajar akting jadi menyebalkan dari film Gone Girl
Elly bahkan membawa langsung gawai miliknya ke atas panggung konferensi pers karena aktivitas bermain permainan digital tersebut belum selesai.
"Iya, ini tadi belum selesai, jadi dibawa, maaf," kata Elly.
Kondisi tersebut menunjukkan dedikasi tinggi sang seniman dalam mendalami karakternya dalam film tersebut sebagai nenek yang gemar bermain permainan Mobile Legends.
Baca juga: Kairi ONIC sebut film "Nobody Loves Kay" angkat sisi haru kisahnya
Aksinya itu langsung memicu perhatian dari seluruh rekan media dan tamu undangan yang hadir di lokasi konferensi pers.
Elly berharap aksinya itu dapat menginspirasi para orang tua agar mereka dapat terus menjalin komunikasi yang erat dengan para cucu melalui aktivitas bermain gim bersama-sama.
"Ingatlah selalu yang menyambungkan eyang dengan cucunya adalah rasa cinta, yang mendekatkan kami adalah rasa saling membutuhkan. Jangan pernah takut wahai eyang-eyang sedunia, di saat kalian merasa tidak pernah tahu apa yang diinginkan oleh sang cucu, tapi cinta yang tanpa jeda mengantar cucumu menempuh mimpi-mimpinya," kata Elly.
Baca juga: Pemain “Nobody Loves Kay” berharap film jadi ruang dialog
Film "Nobody Loves Kay" mengangkat cerita tentang perjalanan hidup seorang pemain gim profesional bernama Kairi dari tim ONIC yang sukses mengangkat keluarganya dari jurang kemiskinan karena didukung oleh orang-orang terdekat, termasuk sang nenek.
Elly mengatakan meski pesimisme terhadap perjuangan Kairi begitu tinggi di awal, sang cucu berhasil bangkit dan menjuarai turnamen-turnamen gim profesional dengan hadiah uang yang besar bahkan cukup melunasi utang ayah dan ibunya.
Film produksi ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, dan Qun Films, bekerja sama dengan Visinema Pictures itu dijadwalkan tayang di bioskop mulai 4 Juni 2026.
Baca juga: Bima Azriel ungkap workshop Mobile Legends di balik film
Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































