Banda Aceh (ANTARA) - Dua daerah yang terdampak bencana di Aceh yakni Kabupaten Aceh Utara dan Bener Meriah mengakhiri status tanggap darurat bencana dan menetapkan masa transisi darurat menuju pemulihan pascabencana akhir November 2025 lalu.
“Masa transisi menjadi fase penting untuk memastikan pemulihan berjalan terencana dan terkoordinasi,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Ketua Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, M Nasir, di Banda Aceh, Rabu.
Di Aceh Utara, pemerintah daerah setempat menetapkan masa transisi darurat menuju pemulihan selama satu bulan, terhitung 6 Januari hingga 5 Februari 2026.
Kini, Aceh Utara fokus beralih pada rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk percepatan penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).
R3P tersebut menjadi acuan utama pemulihan, sehingga seluruh OPD pemerintahan setempat diminta bergerak cepat.
Sementara itu, Kabupaten Bener Meriah juga telah menetapkan status transisi darurat ke pemulihan selama 90 hari, mulai 7 Januari hingga 6 April 2026.
Baca juga: TNI AU buka posko layanan kesehatan untuk korban bencana di Aceh
Berdasarkan keterangan, Dinas Komunikasi dan Informatika Bener Meriah, masa transisi ini dijelaskan sebagai langkah menjembatani penanganan darurat menuju pemulihan menyeluruh, khususnya pada aspek sosial, ekonomi, dan infrastruktur masyarakat terdampak.
Meski demikian, sistem komando bencana tetap berjalan, kebutuhan dasar masyarakat terus dipenuhi, perlindungan terhadap kelompok, serta pemulihan awal sosial ekonomi.
M Nasir menegaskan, penetapan ini menandai berakhirnya fase tanggap darurat dan dimulainya fokus rehabilitasi serta rekonstruksi.
Dirinya mengimbau, sepanjang masa transisi pemulihan, masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan mendukung proses pemulihan agar kehidupan masyarakat dapat segera kembali normal.
Pemerintah Aceh, lanjut dia, mendorong kabupaten terdampak untuk mempercepat pendataan kerusakan, pemulihan layanan dasar.
"Serta, perbaikan infrastruktur agar penanganan pascabencana benar-benar tepat sasaran," demikian M Nasir.
Baca juga: Bakamla siap berkontribusi dalam pemulihan wilayah bencana di Sumatera
Baca juga: Kementerian PU: Prioritaskan pemulihanakses dan layanan dasar Aceh
Baca juga: TNI percepat pembangunan jembatan di lokasi bencana wilayah Aceh
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































