Pariaman (ANTARA) - Organisasi Bundo Kanduang Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) memasak daging seberat 40 kilogram untuk dijadikan rendang guna dibagikan kepada korban bencana banjir dan longsor di provinsi setempat.
"Masakan rendang ini sangat berarti bagi masyarakat kita nantinya," kata Penasehat Bundo Kanduang Kota Pariaman Ny. Yosnely Balad saat Bundo Kanduang se-Kota Pariaman “Marandang” Peduli Bencana Sumbar, Pariaman, Senin.
Ia mengatakan 'marandang' tersebut diselenggarakan dalam rangka Bundo Kanduang Pariaman Peduli Bencana Sumbar. Hal tersebut karena banyak warga Sumbar yang terdampak banjir dan longsor akibat bencana hidrometeorologi.
Bahkan bencana tersebut tidak saja terjadi pada akhir November 2025 lalu namun juga masih terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Ia menyampaikan apresiasinya kepada pengurus Bundo Kanduang Pariaman yang telah berpartisipasi serta menunjukkan empatinya terhadap korban bencana alam yang menimpa Ranah Minang.
“Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pengurus Bundo Kanduang yang sudah memberikan perhatian dan empati terhadap korban yang terdampak bencana," katanya.
Yosnely Balad menambahkan rendang tersebut akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Kota Pariaman secara khusus dan wilayah Sumbar pada umumnya.
Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad mengapresiasi Bundo Kanduang setempat karena telah memasak rendang secara bersama-sama guna membantu warga Sumbar yang terdampak bencana.
Menurutnya 'Marandang' tersebut dapat membuktikan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk salah satunya melalui tradisi budaya yang dimiliki.
"Ini adalah cara kita, dengan kearifan lokal yang kita miliki, untuk meringankan beban mereka yang sedang membutuhkan bantuan pangan," ujarnya.
Ia mengajak Bundo Kanduang Kota Pariaman untuk mengedukasi dan memberikan informasi yang positif kepada generasi setempat sehingga muncul empati serta jiwa berkarakter lainnya.
“Dengan adanya peran Bundo Kanduang ini, saya berharap bisa membentuk karakter generasi muda yang mempunyai adab dan etika yang baik kedepannya," tambahnya.
Baca juga: Pemprov Aceh kerahkan alat berat bersihkan sekolah di Aceh Tamiang
Baca juga: Dua kabupaten di Madura gelar konser amal untuk bencana Sumatra
Baca juga: Polda Riau turunkan alat berat pembersihan material banjir di Agam
Pewarta: Rahmatul Laila
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































