BPH Migas pastikan pasokan BBM di Jateng aman jelang Ramadhan

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan kompensasi di Jawa Tengah (Jateng) dalam kondisi aman menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.

‎Pengawasan dilakukan dari Integrated Terminal (IT) hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), termasuk evaluasi sistem digital untuk menjaga penyaluran tepat sasaran.

Anggota Komite BPH Migas Erika Retnowati dalam pernyataan di Jakarta, Minggu menyampaikan berdasarkan hasil monitoring di IT Semarang, stok gasoline dipastikan mencukupi hingga sekitar 20 hari, sedangkan gasoil berada di atas 15 hari.

‎Terminal yang menjadi tulang punggung distribusi BBM wilayah Jawa Tengah bagian utara itu telah menyiapkan skema pasokan, armada tambahan, serta mitigasi darurat untuk mengantisipasi lonjakan permintaan maupun potensi gangguan.

‎“Insya Allah untuk persiapan Ramadhan dan Idul Fitri, pasokan dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar dia.

Dalam kunjungan kerja ke IT Semarang, Kamis (12/2), dikatakan dia, mengacu pada realisasi Ramadhan dan Idul Fitri 2022-2025, estimasi throughput tahun 2026 diperkirakan meningkat sekitar 5 persen.‎

Jika terjadi gangguan operasional akibat cuaca ekstrem atau banjir, distribusi dapat dialihkan melalui terminal BBM lain seperti Tegal, Boyolali, dan Tuban.

‎BPH Migas juga beraudiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal Amir Makhmud terkait implementasi aplikasi XStar untuk penerbitan surat rekomendasi BBM subsidi. Hingga 1 Februari, sebanyak 214 kabupaten/kota telah menerapkan XStar secara penuh dan untuk Kabupaten Tegal ditargetkan tuntas pada April 2026.

"Aplikasi X Star merupakan sistem terintegrasi antara BPH Migas, Pemda , dan Pertamina Patra Niaga, data bisa menjadi dasar pengajuan kuota dan realokasi antarsektor bila diperlukan. Semua tercatat dan bisa dipantau,” kata Erika.

Saat ini, IT Semarang memiliki 19 tangki timbun, dengan 13 tangki aktif dan enam lainnya dalam tahap perbaikan serta pembersihan berkala.

Terminal ini melayani distribusi dari Batang hingga Blora dengan cakupan 323 SPBU dan rata-rata penyaluran sekitar 182.000 KL per bulan. Operasional didukung 141 unit mobil tangki berkapasitas total 3.296 KL serta sekitar 605 awak mobil tangki (AMT).

‎Monitoring juga dilakukan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Tegalsari, Kota Tegal. Di lokasi itu ditemukan prosedur yang belum sesuai regulasi, yakni penggunaan surat kuasa yang tidak tepat oleh kelompok nelayan dalam pengambilan BBM.

‎“Telah disampaikan kepada pengelola agar ke depan selalu dicek bahwa penerima surat kuasa adalah salah satu nelayan yang merupakan wakil dari kelompok nelayan yang berhak memperoleh BBM subsidi dan kompensasi . Selain itu, aspek kebersihan dan beberapa fasilitas juga diminta untuk segera diperbaiki,” pungkas Erika.

‎Selain itu, pengawasan juga dilakukan di SPBU di rest area KM 338 Tol Trans Jawa dan SPBU Jalan Tegal-Cilacap. Di KM 338, penyaluran BBM tercatat hampir 100 KL per hari untuk seluruh produk, dengan solar menjadi penjualan tertinggi, berkisar 70-75 KL per hari.

Erika memberikan catatan terkait penyesuaian posisi Closed-Circuit Television (CCTV) guna meningkatkan pengawasan.

‎“Kami juga tadi melihat bahwa CCTV posisinya perlu diperbaiki. Jadi ini juga kami sampaikan kepada pengurusnya, akan kita cek juga nanti menjelang hari raya untuk memastikan perbaikan telah dilaksanakan,” kata Erika.

Manager IT Semarang Judha Widjayanto memastikan kesiapan operasional. “Kami menyiapkan skenario normal, termasuk pengalihan suplai, tambahan mobil tangki, hingga monitoring stok real time. Prinsipnya, distribusi ke masyarakat tidak boleh terhenti,” ujarnya.

‎Diskusi juga dilakukan dengan Sales Area Manager Regional Tegal Pertamina Patra Niaga Aris Ilmi terkait kesiapan penerapan asersi nozzle, di mana hampir seluruh penyalur di Jawa Tengah telah siap untuk asersi nozzle, kecuali penyalur di Karimun Jawa dan SPBU Nelayan yang masih harus ditingkatkan sarana prasarana digitalisasinya.

‎Sementara, Sekda Kabupaten Tegal Amir Makhmud menegaskan komitmen daerahnya untuk menggunakan XStar 100 persen.

‎"Jangan sampai setelah disosialisasikan masih ada pertanyaan di lapangan karena masyarakat belum paham. Keberhasilan kita justru ketika semua berjalan tanpa kendala,” ujarnya.

‎Turut hadir dalam kegiatan, Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Teknologi Hilir Migas Abdul Halim dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Jawa Tengah Riswanto.

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |