BMKG: Waspada cuaca ekstrem di 10 wilayah Sulut hingga besok

5 hours ago 2

Manado (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat pada 10 wilayah kabupaten/kota di Sulawesi Utara (Sulut) mewaspadai cuaca ekstrem hingga besok.

"Analisis kondisi dinamika atmosfer menunjukkan bahwa adanya Madden-Julian Oscillation (MJO) yang aktif secara spasial, gelombang Rossby Eguatorial, dan gelombang Kelvin di wilayah Sulawesi Utara meningkatkan aktivitas konvektif secara signifikan yang didukung oleh suhu muka laut yang hangat," kata Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Dhira Utama di Manado, Kamis.

Dia menambahkan terdapat bibit siklon tropis Jangmi yang terpantau berada di Samudera Pasifik sebelah timur Filipina.

Baca juga: BMKG sebut hujan ringan bakal guyur 17 wilayah RI pada Kamis

Kondisi tersebut, lanjutnya, turut menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi dan belokan angin di wilayah Sulawesi Utara yang menjadi menjadi tempat berkumpulnya uap air sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan yang dominan terjadi malam hari. Hal itu memicu peningkatan curah hujan secara signifikan.

Kombinasi dari fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang diprediksi akan mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat/petir serta angin kencang di beberapa kabupaten/kota.

Sepuluh kabupaten dan kota tersebut Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Baca juga: Cuaca di Jakarta diperkirakan cerah pada Kamis

BMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten/kota, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

Hal tersebut sebagai tindakan antisipasi bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang) terlebih khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung, tebing atau rawan longsor dan banjir.

Mengingat cuaca bersifat dinamis, kata dia, masyarakat diimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado secara lebih rinci dan detail melalui Website https//cuaca.bmkg.go.id/ serta kanal informasi yang terverifikasi.

Baca juga: BNPB: Situasi Bitung dan Kaimana kondusif setelah gempa bumi dangkal

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |