Banda Aceh (ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh memfokuskan pemulihan trauma kelompok rentan, terutama anak-anak di wilayah bencana.
Kepala BKKBN Provinsi Aceh Safrina Salim di Banda Aceh, Minggu, mengatakan program pemulihan trauma ini penting agar mental kelompok rentan kembali normal setelah mengalami bencana.
"Kami fokus program pemulihan trauma kelompok rentan, terutama anak-anak pascabencana di wilayah terdampak banjir bandang. Walau program ini masih terbatas, tetapi kami berharap dapat mengambil peran" katanya.
Safrina mengatakan program pemulihan trauma ini sudah dilakukan sejak awal penanganan bencana ketika tim BKKBN Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan di titik-titik pengungsian.
Program pemulihan trauma tersebut melibatkan Forum Generasi Berencana (GenRe) Aceh. Nantinya, anggota forum tersebut mengajak anak-anak di pengungsian belajar dan bermain.
Baca juga: Baznas salurkan bantuan sarana pendidikan ke madrasah di Pidie Aceh
"Pemulihan trauma ini penting agar kelompok rentan, terutama anak-anak dapat kembali hidup normal setelah bencana. Banjir bandang tersebut tentu membuat anak-anak trauma secara psikis," katanya.
Selain itu, BKKBN juga menjajaki sekolah tenda yang sifatnya nonformal di titik pengungsian. Sekolah untuk memberi kegiatan kepada anak-anak agar tetap ceria dan bahagia.
"Kami juga mengajak kalangan psikolog bergabung menjadi relawan dalam program pemulihan trauma kelompok rentan. Kami berharap program ini dapat membantu mental anak-anak korban bencana menjadi lebih kuat," kata Safrina Salim.
Bencana banjir di Provinsi Aceh terjadi pada akhir November 2025. Bencana tersebut berdampak di 18 dari 23 kabupaten kota di Provinsi Aceh. Wilayah terparah bencana di antara Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Utara.
Berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (20/12), jumlah pengungsi bencana di Provinsi Aceh mencapai 483.691 jiwa. Titik pengungsian tersebar di 12 kabupaten kota di Provinsi Aceh.
Baca juga: Dirut PLN: Listrik Aceh pulih, seluruh Gardu Induk beroperasi normal
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































