Baznas bagikan ribuan makanan gratis untuk korban longsor Banjarnegara

2 months ago 23

Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan setidaknya 1.500 makanan gratis kepada para pengungsi bencana tanah longsor di Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan melalui keterangan di Jakarta, Rabu, menegaskan pihaknya menempatkan pemenuhan kebutuhan pangan sebagai prioritas utama untuk menjaga ketahanan para penyintas, selama fase tanggap darurat berlangsung dan sebelum situasi kembali kondusif untuk beraktivitas seperti biasa.

"Baznas memastikan para penyintas mendapatkan makanan hangat dan layak konsumsi setiap hari, karena kondisi mereka masih sangat rentan dan membutuhkan dukungan penuh untuk bisa bertahan dalam situasi darurat yang belum dapat diprediksi kapan mereda," katanya.

Ia menjelaskan keberadaan dapur umum dan dapur air di lokasi terdampak juga menjadi dukungan penting bagi tim relawan dan petugas pencarian, mengingat proses evakuasi korban tertimbun longsor dilakukan dalam tekanan cuaca yang tidak bersahabat.

"Kami ingin memastikan bahwa layanan ini menyentuh seluruh penyintas, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak, ibu, dan lansia, sehingga mereka tetap mendapatkan perhatian khusus di tengah situasi kebencanaan yang kompleks dan membutuhkan respon cepat dari banyak pihak," ujar dia.

Baca juga: BNPB soroti lemahnya peringatan dini longsor di daerah rawan

Pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan pola layanan sesuai kebutuhan harian masyarakat terdampak.

Menurut dia, kebutuhan logistik dan kondisi lapangan setiap saat dapat berubah, sehingga koordinasi dengan semua unsur di posko induk menjadi hal yang tidak bisa ditinggalkan selama masa tanggap darurat masih berjalan.

"Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi secara konsisten di tengah situasi yang belum stabil, sehingga mereka tetap memiliki kekuatan fisik dan ketenangan dalam menghadapi kondisi yang penuh ketidakpastian," kata Saidah Sakwan.

Sejak Senin (17/11), tim BTB bersama relawan daerah melakukan asesmen kebutuhan, pendataan pengungsi, dan koordinasi dengan posko induk serta pemerintah desa. Dengan jumlah pengungsi yang mencapai ratusan jiwa, Baznas mendirikan dapur umum yang menyiapkan hingga 1.500 porsi makanan dan masih akan terus bertambah.

Longsor terjadi setelah Banjarnegara diguyur hujan deras, Sabtu (15/11) itu, juga merusak sedikitnya 30 rumah hingga nyaris rata dengan tanah, dan menimbun lahan pertanian serta perkebunan milik warga.

Tim petugas gabungan terdiri atas personel Basarnas, BPBD, TNI/Polri, dan organisasi relawan hingga saat ini masih berada di lokasi bencana untuk operasi pencarian dan pertolongan bagi korban hilang.

Baca juga: Pemprov Jateng siapkan relokasi bagi 424 warga korban longsor Banjarnegara

Baca juga: Menko PMK: Pemerintah kawal penanganan longsor Banjarnegara-Cilacap

Baca juga: Banjarnegara rawan longsor dengan korban terbanyak 10 tahun terakhir

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |