Basarnas ingatkan nelayan waspada cuaca buruk dan ombak di Selat Sunda

2 months ago 26
Untuk nelayan yang akan mencari ikan di tengah laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca yang diinformasikan oleh BMKG, serta selalu waspada dan apabila ada hal yang emergency agar segera menghubungi Call Center 115...

Lampung Selatan (ANTARA) - Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Bakauheni terus menggencarkan patroli laut guna memberikan imbauan kepada nelayan agar waspada potensi cuaca buruk dan ombak besar di sejumlah wilayah perairan Selat Sunda, Lampung Selatan.

Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara di Lampung Selatan, Selasa, mengatakan berdasarkan prediksi dari BMKG akan ada peningkatan cuaca buruk dan gelombang tinggi pada periode November 2025 hingga Januari 2026.

“Saya mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut, dan nelayan sekitar pesisir pantai Lampung Selatan untuk tetap waspada terkait dengan perubahan cuaca yang sering berubah dan gelombang yang cukup tinggi,” katanya.

Baca juga: BPBD Lampung: Antisipasi gelombang tinggi di penyeberangan Bakauheni

Untuk memastikan keselamatan masyarakat, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan melakukan patroli di wilayah perairan pantai Lampung Selatan guna memberikan edukasi dan imbauan kepada nelayan agar tetap berhati-hati dalam beraktivitas mencari ikan di laut.

“Untuk nelayan yang akan mencari ikan di tengah laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca yang diinformasikan oleh BMKG, serta selalu waspada dan apabila ada hal yang emergency agar segera menghubungi Call Center 115 untuk meminta pertolongan,” ucapnya.

Tidak hanya itu pihaknya bersama Polres Lampung Selatan dan instansi lainnya telah menggelar apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 dalam upaya menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.

Baca juga: BMKG ingatkan bahaya awan Cumulonimbus bagi nelayan & wisata bahari

Ia menjelaskan kegiatan apel tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Pemda, BPBD, Damkar, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga relawan Tagana dan pramuka.

Menurutnya, wilayah Lampung Selatan memiliki risiko terhadap bencana karena letaknya yang berdekatan dengan pesisir pantai. Maka dari itulah ia meminta agar aparat di tingkat desa dan kecamatan aktif menyebarluaskan informasi dari BMKG kepada masyarakat.

Baca juga: BMKG prakirakan hujan berpotensi turun di sejumlah kota di Indonesia

Pewarta: Riadi Gunawan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |