APPMI: Pakaian adat Rote yang dipakai Gibran bentuk simpati pada NTT

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jakarta menilai bahwa pakaian adat Rote yang dipakai oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai bentuk simpati pada warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi.

"Secara khusus, pemilihan baju adat NTT oleh Wapres Gibran merupakan bentuk simpati, solidaritas, dan dukungan moral yang kuat bagi masyarakat NTT yang baru saja terdampak bencana gempa bumi besar berkekuatan magnitudo 7,7 pada hari Sabtu (15/8) lalu," kata Ketua APPMI Jakarta Dana Duriyatna saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Dana menyampaikan kehadiran pakaian adat yang dilengkapi dengan kain Lafa bermotif Hua Peni serta Topi Ti'i Langga dari daun lontar kering itu juga dijadikan sebagai ajakan untuk menunjukkan semangat keberagaman Nusantara sesuai tema HUT ke-81 RI.

Baca juga: Pemakaian baju adat Rote jadi cara Gibran diplomasikan budaya RI

Topi Ti'i Langga melambangkan keperkasaan, kehormatan, dan jiwa kepemimpinan.

Sedangkan pada gaya busana Selvi Ananda yang mendampingi wapres, terbilang anggun dalam balutan pakaian adat Ta'a khas suku Dayak Kenyah dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, bermotif kalong aga yang didominasi warna merah.

Desainer Ali Charisma turut berpendapat bahwa pasangan tersebut terlihat lebih kuat dalam menampilkan unsur budaya Indonesia.

Baca juga: Wapres Gibran kenakan baju adat Rote dari NTT di Upacara HUT RI

"Penggunaan elemen wastra, aksesori, dan bentuk pakaian tradisional memberikan identitas yang lebih jelas. Secara visual juga terlihat lebih statement," katanya.

Menurut Ali, penampilan Gibran kali ini terbilang sangat bagus, namun ke depannya akan lebih kuat lagi apabila unsur tradisional tersebut diseimbangkan dengan pendekatan modern dalam siluet, penataan, proporsi, material, maupun detail fesyennya.

Ketika pakaian tradisional dikombinasikan dengan desain modern secara tepat, dampaknya bukan hanya terlihat menarik pada saat acara, tetapi juga bisa menjadi inspirasi bagi industri fesyen Indonesia untuk mengembangkan wastra dan budaya lokal menjadi produk yang lebih kontemporer dan memiliki daya saing global.

Baca juga: Senyum Prabowo diapit Jokowi dan Gibran saksikan hiburan HUT Ke-81 RI

"Jadi menurut saya, tantangannya bukan memilih antara tradisional atau modern, tetapi bagaimana keduanya bisa berjalan bersama," demikian Ali Charisma.

Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 7,7 mengguncang bagian wilayah NTT pada Sabtu (15/8) pukul 05.58 WITA atau 04.58 WIB berpusat di sekitar 30 km Mbay - Nagekeo pada kedalaman 15 km.

Baca juga: APPMI nilai jas "slim fit" Gibran representasikan semangat anak muda

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |