20 orang tewas dalam tabrakan maut di Telangana, India

3 months ago 26

New Delhi (ANTARA) - Sedikitnya 20 orang tewas dan banyak lainnya terluka dalam tabrakan langsung (head-on) antara sebuah bus dan truk pengangkut kerikil pada Senin (3/11) di Negara Bagian Telangana, India selatan, demikian disampaikan pihak kepolisian setempat.

Kecelakaan itu terjadi di jalan raya dekat Mirzaguda di Chevella, Distrik Rangareddy, sekitar 58 km sebelah barat Hyderabad, ibu kota Telangana.

"Pagi ini, sebuah truk bermuatan kerikil bertabrakan dengan sebuah bus milik Telangana State Road Transport Corporation (TSRTC) di dekat Desa Mirzaguda di Chevella di jalan raya nasional Hyderabad-Bijapur, menewaskan 20 orang dan melukai banyak lainnya, dengan beberapa di antaranya luka parah," kata seorang pejabat polisi.

Korban tewas meliputi pengemudi truk dan bus serta seorang bayi perempuan berusia tiga bulan.

Pejabat senior kepolisian Mahesh Bhagwat mengatakan kepada awak media bahwa terdapat 72 orang di dalam bus tersebut saat kecelakaan terjadi.

"Terjadi tabrakan langsung. Sepertinya truk pengangkut melaju dengan kecepatan sangat tinggi dan menabrak bus," kata Bhagwat. "Menurut pernyataan kondektur, ada sekitar 72 orang di dalam bus, dan kami sedang memverifikasinya."

Menurut pihak kepolisian, tabrakan tersebut sangat parah hingga bagian depan bus hancur total, dan berton-ton kerikil berjatuhan menimpanya, menjebak beberapa penumpang di dalam bus dan membuat mereka tewas di lokasi.

Segera setelah kecelakaan itu, polisi dan tim penyelamat bergegas ke lokasi kejadian dan melancarkan operasi bantuan besar-besaran menggunakan tiga alat berat earthmover untuk membersihkan puing-puing dan mengevakuasi korban selamat.

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan dukacita atas kematian para korban dalam kecelakaan itu dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Kecelakaan lalu lintas yang mematikan kerap terjadi di India, yang sering kali disebabkan oleh kelebihan muatan, kondisi jalan yang buruk, dan pengemudi yang ugal-ugalan.

Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |