Wamendes sebut Menwa garda terdepan bela negara di Kampus

3 hours ago 1
Menwa adalah wujud nyata keterlibatan generasi intelektual dalam sistem pertahanan semesta

Kupang (ANTARA) - Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) RI sekaligus Komandan Komando Nasional Resimen Mahasiswa (Dankonas Menwa) RI Ahmad Riza Patria menilai Menwa adalah garda terdepan bela negara di Kampus.

“Ini bukan sekadar jabatan, tetapi amanah dan pengabdian,” katanya dalam keterangan yang diterima dari Humas Pemprov NTT di Kupang, Jumat.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri dan melantik Komandan Resimen Mahasiswa Mahadana NTT di Undana Kupang pada Kamis (19/2) sore.

Pelantikan Komandan Resimen Menwa Mahadana NTT, dihadiri langsung oleh Gubernur NTT Melki Laka Lena yang saat itu dinobatkan sebagai Anggota Kehormatan Resimen Mahasiswa Mahadana NTT.

Menurut dia, penguatan Resimen Mahasiswa atau Menwa adalah sebagai bagian penting dalam strategi bela negara, pembangunan desa dan pembinaan karakter gerenasi muda di wilayah perbatasan.

Baca juga: RUKKI: Kuatkan regulasi terkait vape untuk lindungi generasi muda

Ahmad Riza Patria, menegaskan pelantikan komandan Menwa bukan agenda seremonial, melainkan momentum tanggung jawab kebangsaan.

Dalam momentum tersebut, Riza juga mengisahkan sejarah Resimen Mahasiswa Indonesia yang didirikan pada tahun 1959-1963 sebagai wadah bela negara bagi mahasiswa.

Ia juga mengatakan, Menwa dalam tugas-tugasnya harus selalu setia terhadap kepentingan besar negara dan berdampak bagi kehidupan sosial kemasyarakatan dan pembangunan di tengah masyarakat.

“Menwa itu digagas oleh Jenderal AH Nasution untuk memperkuat Komponen Cadangan Pertahanan NKRI di tahun 1959, dikarenakan cakupan wilayah Indonesia yang sangat luas namun dengan keterbatasan personil pertahanan negara,” ujar dia.

Baca juga: "IPA Goes to Campus" dorong generasi muda dukung ketahanan energi

Namun ujar dia, lebih dari itu, Menwa kini harus hadir di tengah-tengah masyarakat, mendampingi dan mendukung program-program pemerintah pusat hingga di pelosok desa dan berdampak bagi masyarakat sekitar.

Ia juga mengingatkan agar para Menwa dapat dengan baik dan tertib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga SDM yang lahir juga berwawasan luas, kreatif, mandiri, dan berkontribusi pada kemajuan bangsa, serta berjiwa patriot.

Ia merujuk Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara yang menegaskan pertahanan negara menjadi tanggung jawab seluruh warga.

“Menwa adalah wujud nyata keterlibatan generasi intelektual dalam sistem pertahanan semesta. Mahasiswa harus tangguh secara mental, disiplin, dan kokoh dalam komitmen kebangsaan,” ujarnya.

Baca juga: Menekraf dorong penguatan ekraf dengan kolaborasi berbasis komunitas

Riza mengulas sejarah pembentukan Menwa sejak era Presiden Soekarno atas gagasan Jenderal AH Nasution dalam konsep pertahanan rakyat semesta. Ia mengakui, pasca reformasi eksistensi Menwa sempat menurun di sejumlah kampus.

“Saya ingin Menwa kembali jaya, kuat dalam karakter, integritas, dan moral,” katanya.

Sementara itu Rektor Undana Prof Jefri S Bale saat dihubungi terpisah, Jumat (20/1) pagi mengatakan dirinya menaruh harapan besar kepada jajaran Menwa Mahadana untuk selalu bisa adaptif dalam setiap perubahan dan dinamika, dan terus menjadi agen perubahan dalam pembangunan bangsa.

“Ada beberapa harapan yang ingin saya sampaikan. Yang pertama agar Menwa dapat terus adaptif dalam menjaga keseimbangan peran, dimana tugas utama adalah menuntut ilmu, menyelesaikan studi tepat waktu dan menghasilkan karya akademik yang bermutu dan punya dampak nyata bagi masyarakat,” ujar dia.

Harapan Kedua, menjadi kader penggerak perubahan, gunakan jiwa korsa untuk membangun kolaborasi dan komitmen bagi masa depan yang lebih baik,” ucap Rektor Undana.

“Ketiga, tingkatkan terus sinergitas dalam membangun bangsa. Saya berharap Menwa terus hadir hingga di pelosok-pelosok desa dan terus berkontribusi bagi pembangunan di desa-desa. Dan yang terakhir lestarikan nilai-nilai luhur, jaga nama baik korps Menwa dimanapun kalian berada,” tambah Jefri Bale.

Baca juga: Wamendikdasmen: Integritas kunci generasi muda unggul di era KA

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |