Moskow (ANTARA) - Uni Eropa menyerukan kepada Israel untuk segera menghentikan operasi darat yang melanggar kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon, kata Juru Bicara Urusan Luar Negeri Uni Eropa Anouar El Anouni, Senin.
Sebelumnya, Israel mengumumkan peluncuran operasi darat terbatas di Lebanon selatan dengan menargetkan kelompok Hizbullah yang berbasis di negara tersebut.
"Uni Eropa menyerukan deeskalasi segera di Lebanon serta dialog bilateral antara Israel dan Lebanon untuk mencapai kesepakatan keamanan,” kata El Anouni kepada para wartawan.
Dia juga meminta Israel menghentikan operasi darat yang melanggar kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon.
"Kami menyerukan kepada semua pihak untuk melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil, serta menahan diri dari tindakan yang dapat menyebabkan lebih banyak pengungsian penduduk," tambah El Anouni.
Baca juga: Lebanon siap lanjutkan negosiasi dengan Israel
Brussel juga menyerukan kepada Hizbullah untuk segera melucuti senjata dan menghentikan semua serangan terhadap Israel, tambah juru bicara tersebut.
Pada Senin (2/3), sejumlah roket ditembakkan dari Lebanon ke arah Israel, di mana Hizbullah mengeklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Sebagai respons, militer Israel melancarkan serangan besar-besaran ke sejumlah wilayah berpenduduk di seluruh negeri, termasuk ibu kota.
Ratusan ribu warga kemudian mulai meninggalkan rumah mereka untuk mencari perlindungan di wilayah yang lebih aman di Lebanon.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: Sedikitnya 10 orang tewas, 6 terluka akibat serangan Israel di Lebanon
Penerjemah: Primayanti
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































