Trump: India akan beli minyak dari Venezuela, bukan Iran

3 days ago 1

Istanbul (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan India akan membeli minyak dari Venezuela alih-alih dari Iran dan menambahkan bahwa China juga dipersilakan membeli minyak Venezuela.

“Kami sudah membuat kesepakatan. India akan masuk dan mereka akan membeli minyak Venezuela, bukan membelinya dari Iran. Jadi, kami sudah membuat kesepakatan itu, konsep kesepakatannya, tetapi China dipersilakan untuk ikut dan membeli minyak,” kata Trump pada Sabtu (31/1).

Pernyataan tersebut disampaikan Trump sehari setelah India dan Venezuela sepakat untuk lebih memperdalam dan memperluas kemitraan bilateral, sebagaimana disampaikan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Jumat setelah berbicara dengan Delcy Rodriguez, presiden sementara negara Amerika Selatan tersebut.

Dalam operasi militer pada 3 Januari di Venezuela, Amerika Serikat menangkap Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, lalu membawa mereka ke New York. Keduanya menyatakan tidak bersalah atas tuduhan narkoba dan senjata.

Trump mengatakan pemerintahannya akan “mengelola” Venezuela dan aset minyaknya selama periode transisi.

Presiden AS itu sebelumnya memberlakukan tarif sebesar 50 persen terhadap barang-barang asal India, karena New Delhi masih terus membeli minyak dari Rusia.

Menanggapi pernyataan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Jumat bahwa pemerintahannya sedang mencari alternatif untuk membantu Kuba karena ia memperingatkan adanya krisis kemanusiaan serius setelah AS memperketat sanksi terhadap negara-negara yang memasok minyak ke pulau Karibia tersebut.

Trump mengatakan bahwa “tidak harus terjadi krisis kemanusiaan.”

“Saya pikir mereka kemungkinan akan datang kepada kami. Kuba akan bebas kembali. Mereka akan datang kepada kami. Mereka akan membuat kesepakatan,” tambahnya.

Ketika ditanya apakah ia telah membuat keputusan akhir terkait Iran, Trump mengatakan Teheran sedang “berbicara secara serius” dengan Amerika Serikat, dan ia berharap hal tersebut akan menghasilkan “sesuatu yang dapat diterima.”

“Tentu saja, saya tidak bisa memberi tahu Anda soal itu, tetapi kami memiliki kapal-kapal yang sangat besar dan kuat yang bergerak ke arah tersebut. Saya berharap mereka menegosiasikan sesuatu yang dapat diterima,” ucap Trump.

Lebih lanjut Trump menuturkan bahwa sebagian orang berpikir bahwa ada pihak-pihak yang tidak akan membuat kesepakatan melalui negosiasi yang memuaskan tanpa senjata nuklir, dan mengatakan bahwa mereka seharusnya melakukannya.

“Tetapi saya tidak tahu apakah mereka akan melakukannya. Namun mereka sedang berbicara dengan kami, berbicara secara serius dengan kami,” tambah Trump.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Venezuela kecam upaya AS hentikan perdagangannya dengan Kuba

Baca juga: AS izinkan transaksi pengeboran dan ekspor minyak Venezuela

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |