TNI rampungkan jembatan Armco di Tapanuli Selatan pulihkan akses warga

2 hours ago 5

Medan (ANTARA) - Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan merampungkan pembangunan jembatan Armco di Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, sebagai pemulihan akses masyarakat setempat dari dampak bencana.

"Progres pengerjaan telah mencapai 100 persen, dan jembatan kini kembali dapat digunakan masyarakat," ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Minggu.

Ia mengatakan perbaikan tersebut juga melibatkan personel Satgas Koramil 19/Siais Kodim 0212/Tapanuli Selatan bersama Satgas Denzibang 1/BB, Yon TP 901/SG, Zipur 1/DD, serta didukung partisipasi aktif masyarakat setempat.

Ia mengatakan kolaborasi lintas satuan tersebut guna mempercepat proses pengerjaan hingga selesai tepat waktu pasca-bencana di wilayah tersebut.

"Dalam proses pengerjaan, satgas melakukan pembersihan area serta penyiapan material batu dan pasir di lokasi," kata dia.

Baca juga: KSAD targetkan 500 jembatan darurat di Sumatera selesai pada Juli

Ia mengatakan pemasangan material Armco dilakukan sebagai struktur utama jembatan, dilanjutkan dengan pengecoran untuk memperkuat konstruksi.

Selain itu, personel memasang batu serta fondasi tiang guna memastikan daya tahan jembatan lebih kokoh.

Ia mengatakan jembatan itu sebelumnya mengalami kerusakan akibat tergerus arus banjir yang melanda wilayah itu, dengan kerusakan sempat menghambat akses penghubung antar-Lorong 1 dan Lorong 2, sehingga mobilitas dan aktivitas warga terganggu.

"Rampungnya perbaikan itu merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu percepatan pemulihan infrastruktur pasca-bencana," ucapnya.

Asrul berharap, jembatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat kembali berjalan lancar.

Baca juga: TNI selesaikan pembangunan jembatan bailey di Aceh Utara

Baca juga: Kapolri pantau pembangunan jembatan bailey di Sumbar

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |