TNI AL pererat sinergi pemda dan tokoh masyarakat wilayah kepulauan

1 week ago 12
"Kami menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Melonguane,"

Manado (ANTARA) - TNI Angkatan Laut memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta tokoh masyarakat Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut).

"Kami menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Melonguane," kata Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla, di Melonguane, Selasa.

Dankodaeral mengatakan, kunjungan kerja ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi satuan TNI AL di wilayah Talaud, sekaligus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam menjaga stabilitas keamanan laut serta mendukung pembangunan daerah perbatasan.

"Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara TNI AL, pemerintah daerah, dan masyarakat adat Melonguane semakin solid," ujarnya.

Hubungan harmonis dengan para pihak tersebut penting untuk menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif, serta mendukung terwujudnya kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kedatangan Dankodaeral VIII beserta rombongan disambut Bupati Kepulauan Talaud Bapak Welly Titah di Pelabuhan Umum Melonguane.

Prosesi penyambutan bernuansa adat, ditandai dengan pengalungan kain koffo khas melonguane, penampilan Tarian Bara'a dari Kepulauan Talaud dan Doa dari tertua Adat (Ratumbanua) Talaud.

Prosesi penyambutan tamu merupakan bagian dari tradisi lisan yang sakral, yang bertujuan untuk memohon perlindungan, berkat, dan keselamatan kepada Sang Pencipta (Mawu Ruata) bagi tamu yang datang maupun masyarakat setempat.

Baca juga: Dankodaeral VI kirim bantuan kemanusiaan peduli Aceh-Sumatera

Baca juga: Dankodaeral VI: Katinting Race Seri 4 bagian kekuatan budaya maritim

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |