Tim dayung putra Indonesia persembahkan emas quadruple sculls SEA Games 2025

1 month ago 30
  • Selasa, 16 Desember 2025 14:09 WIB

Tim dayung putra Indonesia (dari kiri) Ali Mardiansyah, Ihram, Rafiq Wijdan Yasir, Ardi Isadi usai mencapai garis finis pada final nomor Quadruple Sculls dayung SEA Games 2025 di Royal Thai Navy Rowing and Canoeing Training Center, Ban Chang, Rayong, Chon Buri, Thailand, Selasa (16/12/2025). Indonesia berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 6 menit 38,862 detik sehingga berhak atas medalli emas sedangkan medali perak diraih Vietnam dengan catatan waktu 6 menit 43,678 detik dan Thailand meraih medali perunggu dengan catatan waktu 6 menit 48,319 detik. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom.

Tim dayung putra Indonesia (dari kiri) Ali Mardiansyah, Ihram, Rafiq Wijdan Yasir, Ardi Isadi memacu kecepatannya pada final nomor Quadruple Sculls dayung SEA Games 2025 di Royal Thai Navy Rowing and Canoeing Training Center, Ban Chang, Rayong, Chon Buri, Thailand, Selasa (16/12/2025). Indonesia berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 6 menit 38,862 detik sehingga berhak atas medalli emas sedangkan medali perak diraih Vietnam dengan catatan waktu 6 menit 43,678 detik dan Thailand meraih medali perunggu dengan catatan waktu 6 menit 48,319 detik. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom.

Tim dayung putra Indonesia (dari kiri) M iqbal, Ali Mardiansyah, Ihram, Rafiq Wijdan Yasir, Ardi Isadi, Kakan Kusmana berpose dengan medali emasnya usai upacara penghargaan pemenang (UPP) final nomor Quadruple Sculls dayung SEA Games 2025 di Royal Thai Navy Rowing and Canoeing Training Center, Ban Chang, Rayong, Chon Buri, Thailand, Selasa (16/12/2025). Indonesia berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 6 menit 38,862 detik sehingga berhak atas medalli emas sedangkan medali perak diraih Vietnam dengan catatan waktu 6 menit 43,678 detik dan Thailand meraih medali perunggu dengan catatan waktu 6 menit 48,319 detik. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom.

Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |