Jelang Ramadhan, Pemkot Jaktim rapikan puluhan TPU

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur melalui Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) merapikan sebanyak 34 Taman Pemakaman Umum (TPU) menjelang Ramadhan 2026.

"Total ada 34 TPU yang dilakukan penataan sejak sepekan lalu. Ini bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pada masyarakat yang akan ziarah ke TPU," kata Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas Tamhut Jakarta Timur Made Widhi Adnyana Surya Pratita di Jakarta, Sabtu.

Penataan area TPU ini meliputi perapian jalan di dalam area TPU dengan cara dicor beton, penopingan pohon, dan bersih-bersih rumput yang tinggi dengan cara dibabat.

Selain itu, juga penataan area petak makam, yakni meluruskan petak yang sebelumnya kondisi miring.

Selanjutnya, pembersihan saluran air dan merapikan turap saluran air yang kondisinya rusak. Bahkan, pihaknya juga merapikan area kamar mandi yang ada di sejumlah TPU tersebut.

Menurut Made, setiap jelang Ramadhan, biasanya banyak masyarakat atau ahli waris yang berziarah ke TPU. Mereka juga membersihkan petak makam anggota keluarganya dan berdoa bersama.

"Kami melibatkan sekitar 350 Satgas Hijau yang biasa bertugas di area 34 TPU. Seperti di TPU Kalisari, TPU Cipinang Besar. TPU Pondok Kelapa, TPU Pondok Ranggon dan TPU lainnya," jelas Made.

Salah seorang warga Jalan Rawadas, Pondok Kopi, Sofyan (54) mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada pengelola TPU Pondok Kelapa yang telah merapikan area TPU.

"Setiap jelang Ramadhan memang kami sering berziarah ke makam untuk mengirimkan doa keluarga yang telah meninggal dunia. Kami berterima kasih karena area TPU terus ditata agar lebih nyaman," kata Sofyan.

Baca juga: TPU Karet Bivak dipadati peziarah jelang Ramadhan

Baca juga: Curah hujan tinggi, makam di TPU Pondok Kelapa terendam banjir

Baca juga: Warga padati TPU Pondok Kelapa berziarah menjelang Ramadhan

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |