Banda Aceh (ANTARA) - TNI melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda terus mempercepat pembangunan jembatan tipe armco di Desa Tawar Bengi, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.
Penerangan Kodam Iskandar Muda dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan pembangunan jembatan ini menjadi langkah strategis dalam upaya pemulihan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi.
Pembangunan jembatan sekaligus membuka kembali jalur transportasi masyarakat pascabencana yang sebelumnya mengalami gangguan akibat kerusakan jembatan lama.
Hingga saat ini, progres perakitan jembatan armco telah mencapai sekitar 50 persen. Pekerjaan tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh personel gabungan TNI yang terdiri dari Kodim 0119/Bener Meriah.
Serta Batalyon Zeni Tempur 3/Yudha Wyoghra, Batalyon Zeni Tempur 9/Lang-Lang Bhuana Kostrad, Batalyon Zeni Konstruksi 14/Sradha Wirya Samertitaya, serta Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka.
Baca juga: Pemerintah tegaskan dana bencana Aceh disalurkan sesuai regulasi
Danramil 05/Permata, Kodim 0119/Bener Meriah, Kapten Inf Abdul Asis, mengatakan seluruh personel bekerja secara intensif di lapangan dengan memanfaatkan kemampuan teknis satuan zeni guna mempercepat penyelesaian konstruksi agar jembatan segera dapat difungsikan.
"Pembangunan jembatan armco ini merupakan bagian dari komitmen TNI melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda dalam membantu pemerintah daerah mempercepat proses rehabilitasi pascabencana," katanya.
Selain itu, kata Abdul Asis, pembangunan jembatan juga diharapkan mampu mengembalikan kelancaran mobilitas masyarakat yang selama ini terkendala akibat terputusnya jalur penghubung antarwilayah.
"Pembangunan jembatan ini merupakan upaya TNI mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana sekaligus membuka kembali akses transportasi warga yang sempat terhambat. Jalur terputus ini merupakan akses penting menghubungkan antardesa di Kecamatan Permata," kata Abdul Asis.
Dengan terhubungnya kembali akses jalan, diharapkan distribusi kebutuhan pokok, kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta aktivitas perekonomian masyarakat dapat berjalan normal kembali.
"Kehadiran personel Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga sebagai wujud kepedulian TNI dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana," kata Abdul Asis.
Baca juga: Brimob renovasi SDN di Tapanuli Tengah percepat aktivitas belajar
Baca juga: Yayasan Buddha Tzu Chi mulai bangun huntap bagi warga Padang
Baca juga: Pemerintah terus percepat perbaikan infrastruktur publik di Sumatera
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































