Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto beserta jajaran Anggota Kabinet Merah Putih menghadiri agenda Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat siang.
Kepala Negara tiba di lokasi acara sekitar pukul 14.28 WIB dengan mengenakan setelan jas berwarna gelap untuk mengikuti forum yang bertujuan memperkuat kepercayaan investor terhadap fundamental dan prospek ekonomi nasional.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut hadir mendampingi Presiden, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.
Hadir pula, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Selain itu, acara juga dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Forum Indonesia Economic Outlook 2026 merupakan wadah untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi pemerintah sekaligus meyakinkan investor mengenai ketahanan ekonomi Indonesia.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah akan memaparkan berbagai indikator ekonomi, khususnya potensi peningkatan penerimaan negara, serta rencana pengelolaan ekonomi melalui Badan Pengelola Investasi BPI Danantara.
Baca juga: MBG dituding boros, Prabowo: Dibiayai dari efisiensi anggaran
Baca juga: Prabowo: Kritik ke Polri--TNI bagian pengabdian
Baca juga: Prabowo bangga standar keamanan pangan MBG saingi Jepang dan Eropa
Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































