Banda Aceh (ANTARA) - Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman Haji Uma meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh segera merealisasikan dana rehabilitasi sebesar Rp1,6 triliun yang telah diberikan pemerintah pusat untuk membantu penanganan serta pemulihan pascabencana di Tanah Rencong.
"Dana rehabilitasi dan rekonstruksi ini harus menjadi solusi cepat bagi penderitaan masyarakat. Jangan sampai masyarakat terus menunggu, sementara anggarannya sudah tersedia,” kata Sudirman Haji Uma di Banda Aceh, Jumat.
Pernyataan itu disampaikan Haji Uma setelah berkomunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait kepastian Pemprov Aceh mendapatkan dana rehabilitasi dan rekonstruksi Rp1,6 triliun untuk mendukung pemulihan pascabencana, baik perbaikan fasilitas umum, pemukiman warga, dan lainnya.
Sejauh ini dari total Rp1,6 triliun pengalokasian tersebut, sebesar Rp1,2 triliun sudah masuk ke kas daerah dan harus segera dibelanjakan untuk kebutuhan masyarakat terdampak.
Baca juga: BNPB: 17.254 KK terima dana stimulan perbaikan rumah tahap I
Haji Uma menilai dana tersebut sangat penting direalisasikan cepat mengingat masih banyak masyarakat terdampak yang belum sepenuhnya pulih akibat kerusakan lingkungan, infrastruktur, serta kondisi sosial ekonomi pascabencana.
Ia menyebutkan sebagian besar kerusakan terjadi di tingkat kampung dan pemukiman, seperti jalan lorong, rumah warga, serta fasilitas ibadah dan pendidikan, yang membutuhkan penanganan segera.
"Karena itu dana tersebut jangan dibiarkan lama mengendap di rekening, Pemprov Aceh harus segera menyusun program dan merealisasikannya agar kebutuhan riil masyarakat dapat segera dipenuhi,” ujarnya.
Baca juga: BNPB optimalkan dana tunggu hunian korban bencana di Sumatera
Menurutnya, anggaran tersebut harus diprioritaskan untuk kebutuhan yang langsung dirasakan masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur kampung, jalan lorong yang rusak, serta kebutuhan sosial dan keagamaan.
“Kerusakan lorong-lorong jalan kampung, kebutuhan pakaian lebaran, hingga kitab Al Quran, semua itu bisa segera dibelanjakan karena anggarannya sudah tersedia,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya percepatan realisasi agar pemerintah memiliki gambaran nyata mengenai kebutuhan anggaran di lapangan.
“Jika cepat direalisasikan, kita bisa mengetahui secara pasti berapa kebutuhan anggaran masyarakat di luar proyek-proyek besar yang sudah ditangani Satgas dan BNPB,” ucap Sudirman Haji Uma.
Baca juga: Pemkab Aceh Barat usulkan dana rehab-rekon bencana Rp1,28 triliun
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































