- Minggu, 1 Februari 2026 19:35 WIB
Petenis Spanyol Carlos Alcaraz mencoba mengembalikan bola ke arah lawannya asal Serbia Novak Djokovic dalam partai final Australian Open di Melbourne, Australia, Minggu (1/2/2026). Carlos Alcaraz mampu menang dengan skor 2-6, 6-2, 6-3, dan 7-5, untuk memastikan gelar juara Australian Open sekaligus mencatatkan sejarah sebagai petenis pria termuda sepanjang sejarah yang meraih empat titel grand slam yang berbeda di usia 22 tahun 272 hari, mengalahkan Rod Laver 24 tahun 32 hari, dan Rafael Nadal 24 tahun 102 hari. ANTARA FOTO/Xinhua/Ma Ping/bar
Petenis Spanyol Carlos Alcaraz mencoba mengembalikan bola ke arah lawannya asal Serbia Novak Djokovic dalam partai final Australian Open di Melbourne, Australia, Minggu (1/2/2026). Carlos Alcaraz mampu menang dengan skor 2-6, 6-2, 6-3, dan 7-5, untuk memastikan gelar juara Australian Open sekaligus mencatatkan sejarah sebagai petenis pria termuda sepanjang sejarah yang meraih empat titel grand slam yang berbeda di usia 22 tahun 272 hari, mengalahkan Rod Laver 24 tahun 32 hari, dan Rafael Nadal 24 tahun 102 hari. ANTARA FOTO/Xinhua/Ma Ping/bar
Suasana final Australian Open ataran petenis Spanyol Carlos Alcaraz dan petenis Serbia Novak Djokovic di Melbourne, Australia, Minggu (1/2/2026). Carlos Alcaraz mampu menang dengan skor 2-6, 6-2, 6-3, dan 7-5, untuk memastikan gelar juara Australian Open sekaligus mencatatkan sejarah sebagai petenis pria termuda sepanjang sejarah yang meraih empat titel grand slam yang berbeda di usia 22 tahun 272 hari, mengalahkan Rod Laver 24 tahun 32 hari, dan Rafael Nadal 24 tahun 102 hari. ANTARA FOTO/Xinhua/Ma Ping/bar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































