Jakarta (ANTARA) - Pasangan tim bola voli pantai putra Indonesia Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi tampil tidak terbendung seusai menekuk wakil Arab Saudi 21-12, 21-15 pada laga Grup C Asian Beach Games (ABG) 2026 di Sanya, China, Sabtu.
Kemenangan pada pertandingan yang digelar di Sanya Sports Centre Gymnasium tersebut menjadi kemenangan ketiga beruntun Bintang/Sofyan sekaligus mempertegas dominasi mereka di fase grup sebelum melangkah ke fase gugur atau 16 besar.
Dua atlet andalan voli pantai Indonesia itu membuka perjalanan di babak penyisihan dengan menekuk wakil Timor-Leste, Joel Savio Valente/Joninho Fernandes Xavier dengan skor akhir 2-0 (21-14, 21-8).
Baca juga: Dua tim voli pantai Indonesia raih kemenangan di Asian Beach Games
Baca juga: Timnas voli pantai jadikan kemenangan awal di ABG 2026 untuk adaptasi
Pada pertandingan kedua, Bintang/Sofyan meraih kemenangan setelah pasangan Palestina Ali Ahmed/Mahmoud Almawid yang tidak dapat melanjutkan pertandingan karena alasan kesehatan.
Tiga kemenangan beruntun itu memastikan langkah Bintang/Sofyan ke fase gugur sekaligus mengukuhkan Indonesia sebagai juara Grup C. Dengan catatan tiga kemenangan dan belum kehilangan satu set pun, pasangan Indonesia tampil meyakinkan menuju babak 16 besar.
Pada Asian Beach Games 2026, cabang olahraga voli pantai Indonesia menurunkan enam atlet putra dan putri. Selain Bintang/Sofyan, ada pasangan Fairuz Bayhaqly/Imam Ahmad Faisal yang bersaing di Grup E putra serta pasangan Nur Atika Sari/Josephine Selvina Anasthasya Kaize di Grup F putri.
Secara keseluruhan, kontingen Indonesia yang dipimpin Chef de Mission Krisna Bayu menerjunkan 22 atlet putra dan putri untuk bersaing di tiga cabang olahraga, yaitu voli pantai (enam atlet), bola basket 3x3 (delapan atlet), dan panjat tebing (delapan atlet).
Baca juga: Voli pantai Indonesia buka perjalanan di ABG 2026 dengan kemenangan
Baca juga: Identitas Nusantara ditonjolkan pada pembukaan Asian Beach Games 2026
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































