Sugiono bertemu menteri Palestina, bahas komitmen dukung kemerdekaan

1 day ago 7

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Sugiono menyampaikan komitmen solidaritas dan dukungan Indonesia atas perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina kepada Menteri Pembangunan Sosial Palestina Samah Hamad.

Komitmen tersebut disampaikan Menlu Sugiono dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Hamad di sela-sela Pertemuan ke-59 ASEAN Foreign Minister’s Meeting, Post-Ministerial Conferences and Related Meetings (AMM-PMC) di Manila, Filipina.

“Wujud dukungan ini tidak hanya melalui konsistensi dukungan politik dan diplomasi, tetapi juga dalam berbagai bentuk bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina,” kata Menlu Sugiono sebagaimana dikutip dari pernyataan pers yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Menlu Sugiono juga menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan Indonesia kepada Palestina tidak hanya pada bantuan kemanusiaan, tetapi juga dilengkapi dengan dukungan terhadap penguatan kapasitas bagi otoritas Palestina serta rekonstruksi Gaza.

“Ini merupakan komitmen dukungan nyata Indonesia sebagai mitra Palestina,” sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Hamad menyampaikan perkembangan terkait beratnya tantangan yang saat ini terus dihadapi rakyat Palestina dan menyampaikan penghargaan yang tulus atas solidaritas dan dukungan bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh rakyat dan Pemerintah Indonesia.

Menteri Pembangunan Sosial Palestina itu juga menyampaikan apresiasi terhadap bantuan kemanusiaan yang diinisiasi oleh kalangan masyarakat dan swasta.

Dirinya menyampaikan harapan agar bantuan selalu dikoordinasikan dengan pihak Otoritas Palestina, agar penyalurannya lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat lebih optimal bagi masyarakat Palestina.

Hamad turut mengapresiasi dukungan Indonesia selama ini dan berharap untuk Indonesia dapat terus memainkan peran strategis dalam mendukung Palestina di berbagai forum internasional, termasuk mendorong pembukaan akses masuk bantuan kemanusiaan yang masih tertahan.

Menurut otoritas Palestina, lebih dari 1.000 warga Palestina telah tewas dan sekitar 3.200 lainnya terluka akibat serangan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan.

Otoritas Palestina juga menyebutkan bahwa jumlah korban tewas sejak konflik kembali meningkat pada 7 Oktober 2023 telah melampaui 73.000 orang, sementara lebih dari 173.000 lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga: Indonesia tegaskan lagi dukungan penguatan kapasitas Palestina

Baca juga: Indonesia ajak Jepang dan ASEAN perkuat dukungan bagi Palestina

Baca juga: Indonesia apresiasi pengakuan Inggris terhadap Palestina

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |