Sorotan hari ke-6 Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 (Bagian 1)

3 hours ago 2

Milan (ANTARA) - Sun Long asal China berhasil bangkit dari kegagalan sebelumnya untuk menyabet medali perak dalam cabang olahraga seluncur cepat lintasan pendek (short track speed skating) nomor 1.000 meter putra pada Kamis (12/2), mempersembahkan medali pertama China dalam disiplin tersebut di ajang Milan-Cortina 2026.

Atlet yang telah mengikuti ajang Olimpiade sebanyak dua kali tersebut finis dengan catatan waktu 1 menit 24,565 detik, hanya terpaut 0,028 detik dari Jens van 't Wout asal Belanda yang meraih medali emas. Rim Jong-un asal Korea Selatan menyabet medali perunggu dengan catatan waktu 1 menit 24,611 detik.

"Saya mengatakan kepada diri saya sendiri untuk tetap tenang dan fokus menjalani setiap putaran," ujar Sun sambil menahan air mata. "Saya tidak memikirkan medali tertentu, hanya berupaya mempertahankan posisi yang baik dan menghindari kesalahan."

Peraih medali emas Xandra Velzeboer (tengah) dari Belanda, peraih medali perak Arianna Fontana (kiri) dari Italia, dan Courtney Sarault dari Kanada berpose untuk foto saat upacara penghargaan pemenang nomor 500m seluncur cepat lintasan pendek putri Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 di Milan, Italia, 12 Februari 2026. (Xinhua/Xue Yuge)

Hasil itu dicapai dua hari setelah kesalahan fatal Sun dalam nomor estafet beregu campuran (mixed team relay) yang menyebabkan China finis di peringkat keempat, kesalahan yang diakui oleh Sun sulit diatasi.

"Tidak mudah untuk pulih dalam waktu sesingkat itu," tuturnya. "Namun, tim mendukung saya. Saat perlombaan berakhir, Anda melupakannya dan fokus pada perlombaan berikutnya." ujarnya.

Sebelumnya di Milano Ice Skating Arena, bintang Belanda Xandra Velzeboer memecahkan rekor dunia dalam cabang seluncur cepat lintasan pendek nomor 500 meter putri setelah mencatat waktu 41,399 detik di babak semifinal, mengungguli rekornya sendiri pada 2022.

Velzeboer kemudian menyabet medali emas dengan catatan waktu 41,609 detik.

Atlet China Sun Long mengacungkan jempol setelah berlaga di final A nomor 1000m seluncur cepat lintasan pendek putra Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 di Milan, Italia, 12 Februari 2026. (Xinhua/Xue Yuge)

Sementara sebagian besar perhatian tertuju pada upaya bintang seluncur salju (snowboard) Amerika Serikat (AS) Chloe Kim untuk meraih medali emas Olimpiade ketiga secara beruntun pada nomor halfpipe, Choi Ga-on (17) asal Korea Selatan (Korsel) membuat kejutan terbesar di ajang Olimpiade Musim Dingin 2026.

Choi meraih medali emas dalam babak final halfpipe putri dengan penampilan final yang memukau, menggagalkan ambisi Kim untuk meraih hattrick emas sekaligus memastikan medali emas pertama bagi Korsel di Milan-Cortina.

(Bersambung ke Bagian 2)

Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |