Simbol ekologis, Menteri LH tanam 257 bibit tanaman endemik di TMII

2 months ago 11

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menanam 257 bibit dari 34 jenis tanaman endemik Indonesia di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta sebagai simbol penguatan ketahanan ekologis Indonesia.

"Tanaman endemik adalah kekuatan ekologis Indonesia. Upaya perlindungan dan penanamannya tidak hanya menjaga lingkungan hari ini, tetapi juga menjamin masa depan generasi mendatang," kata Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat.

"Dengan memperkuat ekosistem berbasis keanekaragaman hayati lokal, kita membangun ketahanan lingkungan yang lebih tangguh terhadap perubahan iklim dan bencana," tambahnya.

Disampaikan usai penanaman di Jakarta pada hari ini, Menteri Hanif menyebut jenis tanaman endemik ditanam sebagai simbol penguatan ketahanan ekologis Indonesia.

Tanaman endemik, yang merupakan spesies asli Nusantara, memiliki peran vital dalam menjaga kualitas udara, ketersediaan air, serta kestabilan ekosistem yang semakin tertekan oleh perubahan iklim dan perkembangan urbanisasi.

Karena itu, jelasnya, perlindungan terhadap tanaman endemik merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup Indonesia.

Kegiatan itu sendiri dilakukan KLH/BPLH bersama PT Pertamina (Persero), Pengelola TMII, serta komunitas peduli lingkungan.

Baca juga: KLH targetkan 1.195 TPS3R beroperasi untuk dukung pengelolaan sampah

Kolaborasi dilakukan KLH/BPLH untuk memperkuat ekosistem kemitraan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan dan menjadi contoh peran aktif lintas sektor dalam agenda nasional pemulihan ekologi.

Menteri Hanif menyebut bahwa program itu merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam rehabilitasi ekosistem, perlindungan keanekaragaman hayati, serta penguatan peran kawasan perkotaan dalam pembangunan berkelanjutan.

Dengan kegiatan itu diharapkan Indonesia kembali menunjukkan posisinya sebagai negara megabiodiversitas dunia dan memperkuat budaya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan hidup bagi generasi mendatang.

Baca juga: KLH targetkan seluruh Pemprov selesaikan penyusunan data P3LH

Baca juga: KLH cek kesiapan dan kelayakan pembangunan PSEL Tangsel

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |