Denpasar (ANTARA) - Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai memproyeksikan ada 438 ribu penumpang yang akan dilayani selama periode libur Tahun Baru Imlek 2577.
“Sebanyak 438 ribu penumpang diproyeksikan dilayani Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pada periode libur panjang,” ucap Pelaksana Harian General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Purna Irawan di Denpasar, Bali, Sabtu.
Dari jumlah 438 ribu penumpang selama periode 13-19 Februari 2026 tersebut, terbagi atas 268 ribu penumpang rute internasional dan 170 ribu penumpang rute domestik.
Selain menghitung proyeksi penumpang, selama libur panjang Tahun Baru Imlek Bandara I Gustu Ngurah Rai juga memperkirakan terjadi 2.804 pergerakan pesawat.
Sebanyak 2.804 pergerakan pesawat itu terdiri dari 1.521 pergerakan pesawat rute internasional dan 1.283 pergerakan dari rute domestik.
Melihat sibuknya bandara selama sepekan, Purna Irawan memastikan pengelola menyiapkan langkah antisipasi untuk menyambut potensi meningkatnya trafik pada periode libur panjang tersebut.
“Pada periode libur panjang Tahun Baru Imlek ini, kami memprediksi adanya peningkatan trafik penumpang sebesar kurang lebih 1,5 persen dibandingkan di hari biasa, tentunya kami barengi dengan langkah antisipasi utamanya untuk menghindari adanya kepadatan penumpang di area terminal kedatangan,” ujarnya.
Selain itu akses yang dijaga kenyamanannya adalah area jalan, lalu lintas keluar masuk kendaraan dan penumpang yang dapat menurunkan tingkat layanan jika tidak diantisipasi.
Dari catatan bandara, nantinya puncak pergerakan penumpang diprediksi terjadi pada Minggu, 15 Februari 2026 dengan total 76 ribu penumpang yang akan keluar masuk Bali dalam sehari.
Mereka terbagi menjadi 37 ribu penumpang kedatangan dan 39 ribu penumpang berangkat.
Untuk arus balik, puncaknya diperkirakan terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026 sejalan dengan berakhirnya masa libur panjang dengan proyeksi jumlah penumpang dalam sehari mencapai 64 ribu orang.
Purna Irawan memandang momentum libur panjang Imlek tahun ini cukup unik, karena berdekatan dengan awal Bulan Ramadan, sehingga sebelum memasuki puasa diperkirakan semangat berlibur wisatawan ke Bali akan tinggi.
“Kami memprediksi sebagian besar penumpang domestik menghabiskan waktu liburan di Bali sebelum memasuki Ramadhan,” ucapnya.
Untuk menghibur penumpang, saat puncak peringatan Tahun Baru Imlek yaitu Selasa, 17 Februari 2026 pihak bandara akan menghadirkan parade barongsai.
Parade barongsai ini akan hadir di sejumlah area di terminal domestik dan internasional untuk memeriahkan suasana Imlek sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan yang sedang berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
“Tentunya kami berharap parade barongsai ini dapat memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para pengguna jasa,” kata dia.
Pengelola bandara turut mengajak calon penumpang atau wisatawan untuk menyukseskan libur panjang dengan mempersiapkan diri apabila hendak menggunakan transportasi udara di Bali Selatan tersebut.
“Dapat mempersiapkan diri dengan tiba di bandara lebih awal untuk menghindari antrean kepadatan penumpang, serta untuk kelancaran proses penerbangan,” ucap Purna Irawan.
Baca juga: Koster minta produk arak Bali diperbanyak di gerai bandara
Baca juga: Penumpang internasional Bandara Ngurah Rai 2025 capai 63 persen
Baca juga: Bandara Ngurah Rai: Penumpang capai 1,4 juta selama Natal-tahun baru
Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































